Viking Minta Bukti Surat FIFA soal Larangan Away
·waktu baca 2 menit

Ketua Umum Viking, Tobias Ginanjar, meminta I.League buktikan surat dari FIFA soal larangan away. Suporter masih belum bisa away dalam kompetisi Super League musim 2025/26.
Tobias menyebut alasan dari I.League mengada-ada. Sebab, sampai saat ini tidak ada bukti nyata dari FIFA soal larangan away ini.
“Kalau memang benar ada alasannya karena waktu itu ditonton oleh FIFA dan lain sebagainya, coba ditunjukin aja surat dari FIFA-nya seperti apa karena selama ini kalau ada sanksi dari FIFA tuh selalu tertulis,” ucap Tobias kepada kumparan, Jumat (8/8).
“Kalau ini kan aturannya apa di perpanjang Karena FIFA melihat (insiden itu)? FIFA memutuskan di perpanjang buktinya apa FIFA ngomong tersebut? Harus ada ini tertulisnya, ada surat tertulisnya gitu. Kalau memang ada surat tertulisnya ditunjukin,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur I.League Ferry Paulus menjelaskan bahwa sebelum Liga 1 musim lalu berakhir, pihak liga sempat memberikan lampu hijau terkait potensi kehadiran suporter tanding. LIB juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, yang menurutnya memberikan respons positif dan hanya menunggu keputusan resmi dari FIFA.
Namun, pada laga penutupan Liga 1 di Bandung terjadi sejumlah pelanggaran. Insiden tersebut meliputi penyalaan flare, perusakan rumput stadion, hingga turunnya suporter ke dalam lapangan saat perayaan gelar juara Persib Bandung.
“Bukan hanya flare, turun ke lapangan, kalau hanya flare ya okelah, ini turun ke lapangan, mengganggu semua di tribun dan sebagainya,” jelas Ferry.
