Viral Striker Klub Belanda, Jim Croque, Pamer Tato Bahasa Indonesia
ยทwaktu baca 2 menit

Satu lagi nama pemain keturunan Indonesia yang viral di media sosial. Kali ini adalah striker bernama Jim Croque yang merupakan milik klub Belanda, Vitesse.
Croque viral di media sosial karena baru-baru ini memamerkan tato barunya. Uniknya, tato yang melekat di tangannya itu bertuliskan kalimat dalam Bahasa Indonesia, yakni "Aku Cinta Padamu".
"Kata-kata terakhir nenek," tulisnya pada Insta Story, Selasa (1/3).
Dengan begitu, Croque seolah menegaskan bahwa dirinya adalah pemain keturunan Indonesia dari garis nenek. Kode ini bisa menjadi kemudahan andai memang dia tertarik membela Timnas Indonesia.
Menurut informasi di Transfermarkt, Jim Croque lahir pada 5 Juli 2004. Artinya, sang striker muda kini masih berusia 17 tahun. Ia pun sejauh ini baru membela tim U-18 Vitesse.
Dengan begitu, jika ingin menjadi WNI dan membela Timnas Indonesia, Croque bisa saja tak perlu melalui proses naturalisasi karena faktor usia. Namun, jika neneknya dari Indonesia, harus dipastikan juga apakah kedua atau salah satu orang tuanya adalah WNI.
Sebab, syarat itu dijelaskan dalam Pasal 21 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Bunyinya:
"Anak yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia, dari ayah atau ibu yang memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia dengan sendirinya berkewarganegaraan Republik Indonesia."
Jadi, andai Jim Croque adalah anak hasil kawin campur WNI dengan WNA, situasinya sama seperti Elkan Baggott yang kini berusia 19 tahun. Jadi, sebelum memutuskan jadi WNI penuh untuk membela Timnas Indonesia, Elkan bisa diasumsikan memiliki dua paspor.
Namun, tentunya tak bisa langsung menafsirkan bahwa orang tuanya juga WNI hanya karena asumsi bahwa neneknya berasal dari Indonesia. Pengecekan yang mendalam perlu dilakukan.
Terkait dengan pemain keturunan Indonesia, PSSI kini tengah mengupayakan proses naturalisasi untuk empat nama. Mereka adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Emil Audero atau Jordy Wehrmann.
