kumparan
search-gray
Bola & Sports20 Januari 2020 9:22

Walau Kalah dari Liverpool, Man United Tak Tampil Buruk

Konten Redaksi kumparan
Liverpool melawan Manchester United, POTRAIT
Pemain Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain berebut bola dengan Manchester United Nemanja Matic pada lanjutan Premier League di Anfield, Liverpool, Inggris. Foto: REUTERS/ Carl Recine
Manchester United memang kalah 0-2 dari Liverpool di Anfield, Minggu (19/1/2020) malam WIB. Walau begitu, bukan berarti The Red Devils tampil buruk dan Ole Gunnar Solskjaer menyadari ini.
ADVERTISEMENT
"Saya merasa tim ini bereaksi dengan sangat baik. Tentu, di 10 menit awal babak kedua, mereka terus menekan kami dan begitulah ketika menghadapi lawan yang hebat. Tetapi, kami punya bek dan kiper yang jago," kata Solskjaer kepada MUTV.
"Di lain sisi, kami menciptakan banyak peluang besar, kami menekan lawan, dan secara keseluruhan transisi serangan kami tak bermasalah. Yang menjadi masalah ialah kualitas penyelesaian akhir," imbuh manajer United sejak Desember 2018 itu.
Liverpool berhasil mencetak gol via sundulan Virgil van Dijk dalam situasi bola mati di menit ke-14. Namun, dalam menghadapi serangan open-play lawan, United hampir tanpa celah.
Di lain sisi, United juga tak bermasalah dalam kreasi peluang. Tetapi, seperti yang Solskjaer bilang tadi, penyelesaian akhir Anthony Martial cs. begitu memprihatinkan pada laga ini.
ADVERTISEMENT
Manchester United
Solskjaer dan Daniel James usai laga. Foto: REUTERS/David Klein
Menjelang turun minum, United memiliki kans menyamakan skor 1-1. Kala itu, Aaron Wan-Bissaka mengirimkan umpan silang ke kotak penalti Liverpool. Sayang, meski bebas dari kawalan, Andreas Pereira gagal menyambar peluang ini.
Peluang lain yang gagal dimaksimalkan United muncul pada menit ke-58. Kali ini bermula dari umpan satu-dua Martial dengan Pereira. Namun, setelah sukses lepas dari kawalan, sepakan Martial malah membuat bola keluar dari area pertandingan.
Nah, karena tak kunjung bikin gol, United mengepung lawan di 90+3. Keputusan ini menjadi bumerang, karena pada akhirnya Alisson Becker berhasil menciptakan assist untuk Mohamed Salah. Dengan begitu, mereka pun takluk 0-2.
Tentu, bermain baik tak membuat Solskjaer puas. Biar bagaimana pun, kalah, ya, kalah. Apalagi, ini kalahnya dari rival terbesar.
ADVERTISEMENT
"Kami berhasil membuat lawan sempat grogi main di kandang sendiri. Tetapi, di ujung laga, semua pemain maju dan dari situlah tim lawan mendapatkan gol. Jelas, saya tak bahagia dan takkan pernah bahagia saat kami kalah," tutup manajer dari Norwegia itu.
===
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.