Wanti-wanti buat Pemain Persija, Jangan Kartu Merah Lagi Lawan Persib
·waktu baca 2 menit

Pemain Persija ditekankan harus bisa mengontrol emosi kala melawan Persib dalam lanjutan Super League.
Persija terpaksa menjamu Persib di Stadion Segiri, Samrinda, menyusul izin tak turun di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga tersebut tetap digelar pada Minggu (10/7) pukul 15:30 WIB.
Pelatih Persija, Mauricio Ferreira De Souza, mewanti-wanti para pemainnya untuk tak lagi mendapatkan kartu merah di pertandingan nanti. Pasalnya, saat kalah 0-1 dari Persib di putaran pertama, Persija harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang duterima Bruno Tubarao.
"Sangat sulit bagi kami untuk mengontrol itu dari pinggir lapangan. Kami selalu bicara, memberikan video, memberikan arahan mengenai pentingnya bermain dengan sebelas pemain dari awal sampai akhir. Tapi, saya tidak bisa mengontrol setiap sikap pemain di dalam lapangan. Kabar baiknya, dalam beberapa pertandingan terakhir kami tidak mendapatkan kartu merah," ujar Souza usai memimpin latihan Persija di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/5).
Menurutnya, pertemuan pertama dengan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persija bisa mengimbangi tuan rumah. Namun, situasi menjadi sulit setelah Tubarao diusir keluar lapangan.
Ia mengaku menekankan kepada skuad asuhannya untuk bisa menyelesaikan pertandingan dengan jumlah 11 pemain.
"Yang paling utama adalah kami harus menyelesaikan pertandingan dengan 11 pemain. Pertandingan pertama sebenarnya cukup seimbang bagi kedua tim. Namun, pada satu kesempatan Persib berhasil mencetak gol karena kesalahan kami," ucapnya.
"Di babak kedua, kami kehilangan satu pemain karena kartu merah, dan itu membuat segalanya menjadi sulit saat melawan tim besar seperti Persib," tandasnya.
