Wolfgang Pikal: Naturalisasi Itu Jangka Pendek, Harus Bangun Potensi Lokal
·waktu baca 2 menit

Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, menilai bahwa naturalisasi adalah program jangka pendek. Ia berharap PSSI juga fokus pada program berkelanjutan dalam membangun potensi sepak bola anak-anak asli Indonesia.
Wolfgang Pikal merupakan eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia di bawah mendiang Alfred Riedl. Ia mengemban tugas tersebut pada periode 2010-2011 dan 2013-2015
Pikal memberikan pandangannya soal kondisi Timnas Indonesia saat ini yang didominasi pemain-pemain naturalisasi. Ia berharap, ke depannya PSSI juga memaksimalkan bakat lokal.
"Semua juga tahu kalau naturalisasi itu cuma [jangka] pendek saja. Itu solusi jangka pendek, itu saja. Jangan cuma melihat ke sana, develop orang Indonesia asli di sini. Banyak potensi di Indonesia, ini PR untuk PSSI,'' kata Pikal ketika ditemui di Jakarta, Senin (26/5).
Pikal juga tak sepaham dengan wacana 11 pemain asing untuk klub di Liga 1. Menurutnya, hal itu bisa mematikan potensi pemain-pemain lokal. Kendati demikian, wacana tersebut sudah dipastikan batal oleh PT LIB.
"Jangan lupa usia muda dan orang asli Indonesia yang bermain di liga sendiri. Sekarang [ada wacana] 11 pemain asing di liga, itu untuk saya sedikit aneh. Mungkin bagus untuk penonton, tapi untuk pemain Indonesia tidak baik, terlalu banyak orang asing," ujar Pikal.
