Yusuf Mansur Gandeng Indra Sjafri Dirikan 'Holding Company' Sepak Bola

Lepas dari jabatan pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, tak lantas membuat langkah Indra Sjafri terhenti. Mantan juru latih Bali United ini justru semakin melebarkan sayapnya di kancah persepakbolaan nasional.
Baru-baru ini, Indra terlihat kerap bersama Ustaz Yusuf Mansur dalam berbagai kesempatan. Hal itu tak lepas dari niat Yusuf Mansur untuk berkecimpung di sepak bola Indonesia. Terbaru, Indra dan Yusuf Mansur berkolaborasi membangun sebuah holding company.
Nantinya, perusahaan induk tersebut bakal memayungi berbagai unit usaha lainnya yang bergerak di bidang sepak bola.
“Saat ini, saya sedang merekrut orang-orang pilihan untuk menempati berbagai posisi. Ada profesional, ada juga orang yang sudah lama berkecimpung di sepak bola,” ujar Indra kepada kumparan (kumparan.com) pada Rabu (14/2/2018).

Indra bersama Yusuf Mansur berencana akan mengumumkan peresmian perusahannya itu pada Kamis (15/2), sekaligus memperkenalkan kantornya yang berlokasi di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Di sana, Indra akan menempati posisi sebagai CEO, sementara Yusuf Mansur sebagai Komisaris Utama. Keduanya telah menggodok konsep tersebut selama dua bulan terakhir. Sebelumnya, Indra dan Yusuf Mansur telah mengakuisisi Klub Liga 3 Persikota Tangerang.
“Baru Persikota yang sudah resmi kami akusisi sejauh ini. Itu juga akan masuk ke dalam pengelolaan perusahaan kami. Saya juga tegaskan, saya bukan pelatih di sana (Persikota) seperti kabar yang sempat beredar,” ucap Indra.
"Yang pasti, dengan adanya perusahaan ini, saya ingin berbuat lebih besar untuk sepak bola Indonesia. Saya juga memohon doa dan dukungan dari berbagai pihak karena ini ujungnya adalah untuk kemajuan sepak bola kita," lanjutnya.

Secara terpisah, kepada kumparan, Yusuf Mansur mengatakan dalam lima tahun, pihaknya merancang program untuk bisa mendatangkan tim nasional dari Eropa ke Indonesia seperti Uruguay, Jerman, Prancis, dan negara lainnya.
"Kami juga akan menyiapkan dan membiayai 1.000 pelatih sepak bola bersertifikat C. Mengadakan coaching clinic di seluruh provinsi, kota dan kabupaten. Juga menyelenggarakan Festival Grasroot. Dan, yang tidak kalah penting, mengakuisisi klub-klub Liga 3, 2, dan 1. Bismillah," pungkasnya.
