Kumparan Logo

Zidane Resmi Tunjuk Fabien Barthez dalam Staf Kepelatihan Timnas Prancis

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fabien Barthez, mantan kiper Manchester United dan Timnas Prancis. Foto: DAMIEN MEYER/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Fabien Barthez, mantan kiper Manchester United dan Timnas Prancis. Foto: DAMIEN MEYER/AFP

Zinedine Zidane secara resmi mengumumkan jajaran backroom staff barunya setelah ditunjuk menggantikan Didier Deschamps sebagai pelatih kepala tim nasional pria Prancis. Zidane akan reuni dengan mantan rekan setimnya saat menjuarai Piala Dunia 1998, Fabien Barthez, yang didapuk sebagai pelatih kiper baru.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) melalui ketuanya, Philippe Diallo, dilaporkan telah menyetujui seluruh usulan staf yang diajukan oleh Zidane. Kombinasi Zidane dan Barthez di timnas Prancis masa lalu telah menghasilkan kesuksesan luar biasa di level internasional, dan kehadiran mantan kiper legendaris tersebut diharapkan mampu menularkan mental juara serta pengalaman elitnya kepada skuad Prancis saat ini.

Ketika Zinedine Zidane dan Fabien Barthez menjadi bagian dari timnas Prancis, Les Bleus memasuki salah satu periode terbaik dalam sejarah mereka. Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Zidane mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 atas Brasil pada final, sementara Barthez menjadi penjaga gawang utama sepanjang turnamen dan kemudian dinobatkan sebagai kiper terbaik. Prancis pun meraih gelar Piala Dunia pertama dalam sejarah mereka.

Dua tahun kemudian, keduanya kembali menjadi bagian penting dari skuad Prancis yang menjuarai Euro 2000. Prancis mengalahkan Italia 2-1 di final melalui gol emas David Trezeguet setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu.

Zinedine Zidane saat mendampingi Real Madrid. Foto: AFP/Pierre-Philippe Marcou

Deretan Tangan Kanan Zidane dari Real Madrid

Zidane juga memboyong para kolaborator tepercayanya dari masa-masa suksesnya melatih Real Madrid. Nama David Bettoni kembali diposisikan sebagai asisten manajer utama, peran krusial yang juga ia pegang saat membantu Zidane meraih berbagai trofi prestisius di Spanyol.

Selain Bettoni, Zidane juga merekrut Hamidou Msaidie sebagai asisten taktis tambahan untuk memperkuat jajaran staf kepelatihan. Sementara itu, posisi penting sebagai pengamat taktis dan scout resmi dipercayakan kepada Stephane Plancque, yang akan bertugas menganalisis kekuatan lawan serta memantau perkembangan pemain di luar kamp latihan.

Zidane juga sangat memperhatikan aspek performa fisik dan analisis modern dengan menunjuk Gregory Dupont sebagai penasihat strategi dan performa tim. Untuk urusan analisis video dan data taktis, Zidane mengandalkan duet asisten analis video Farid Tabet dan Clement Ybert guna memberikan detail performa pemain yang lebih komprehensif.

Meski demikian, ada satu nama yang secara mengejutkan absen dari daftar final staf kepelatihan Zidane. Mantan pemain sayap Prancis, Bernard Diomede, yang sebelumnya santer dikabarkan akan bergabung ke dalam tim kepelatihan, pada akhirnya tidak masuk dalam pilihan terakhir yang disahkan oleh FFF.