Zlatan Ibrahimovic: Messi-Neymar-Mbappe Tak Bisa Angkat Pamor Liga Prancis

31 Oktober 2022 14:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemain AC Milan Zlatan Ibrahimovic merayakan dengan cerutu setelah memenangkan Serie A di Stadion Mapei, Citta del Tricolore, Reggio Emilia, Italia, Minggu (22/5/2022). Foto: Alberto Lingria/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain AC Milan Zlatan Ibrahimovic merayakan dengan cerutu setelah memenangkan Serie A di Stadion Mapei, Citta del Tricolore, Reggio Emilia, Italia, Minggu (22/5/2022). Foto: Alberto Lingria/REUTERS
ADVERTISEMENT
Zlatan Ibrahimovic mengeklaim bahwa Ligue 1 mengalami penurunan kualitas dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Ia menilai Liga Prancis kian menurun pamornya semenjak kepergiannya pada 2016 lalu.
ADVERTISEMENT
Hal itu diungkap secara blak-blakan oleh Ibrahimovic kepada media Prancis, Canal Plus. Ia mengungkap pernyataan tersebut berdasarkan pengamatan yang dilakukannya selama beberapa waktu.
"Sejak saya meninggalkan Prancis, segalanya menjadi menurun," ujar Ibrahimovic.
"Tidak ada hal menarik yang perlu dibicarakan lagi di Prancis," tambahnya.
Carlo Ancelotti dan Zlatan Ibrahimovic saat di Paris Saint-Germain. Foto: AFP/Franck Fife
zoom-in-whitePerbesar
Carlo Ancelotti dan Zlatan Ibrahimovic saat di Paris Saint-Germain. Foto: AFP/Franck Fife
Pria berusia 41 tahun itu bahkan mengeklaim kehadiran pemain bintang di Ligue 1 dewasa ini tak memiliki dampak apa pun. Menurutnya kehadiran Lionel Messi, Neymar, hingga Kylian Mbappe tetap tak mampu meningkatkan pamor Liga Prancis.
Ibrahimovic justru berkelakar bahwa Ligue 1 membutuhkan sosok seperti dirinya untuk kembali ke jalur semula. Ligue 1 membutuhkan sosok 'Tuhan' untuk kembali eksis.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Prancis membutuhkan saya, tetapi saya tidak membutuhkan Prancis. Bahkan jika Anda memiliki Messi, Neymar, dan Mbappe, itu tidak akan membantu. Sebab, Anda tidak memiliki Tuhan," pungkas Ibrahimovic.
Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. Foto: REUTERS / Alessandro Garofalo
zoom-in-whitePerbesar
Pemain AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. Foto: REUTERS / Alessandro Garofalo
Konteks 'Tuhan' yang diucapkan Ibrahimovic bukanlah dalam artian sebenarnya. Melainkan hal tersebut merujuk kepada sosok Ibrahimovic yang memang kerap menasbihkan dirinya sebagai seorang 'raja' atau pun 'Tuhan'.
ADVERTISEMENT
Pria yang saat ini membela AC Milan tersebut memang acap kali dikenal sebagai sosok angkuh. Ia bahkan pernah mengungkap pernyataan menohok tatkala dirinya diberitakan oleh salah satu stasiun TV Prancis.
Ibrahimovic tak setuju bahwa dirinya disebut sebagai 'Raja Paris' oleh stasiun TV tersebut. Ia menekankan bahwa dirinya lebih cocok disebut sebagai 'Tuhan'.
Ibrahimovic saat memperkuat Timnas Swedia. Foto: Phil Noble/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Ibrahimovic saat memperkuat Timnas Swedia. Foto: Phil Noble/Reuters
"Kami berada di fisioterapi dan menyaksikan berita di TV. Ibrahimovic meminta saya untuk menterjemahkannya karena melihat berita itu sedang membicarakan mengenai dirinya," cerita eks rekan setim Ibrahimovic di Paris Saint-Germain, Benjamin Stambouli.
"Jadi saya menjelaskan bahwa mereka menyebut Ibrahimovic adalah Raja Paris. Saya pikir dia akan senang mendengar hal itu. Sebab, orang-orang mencintainya. Tetapi, justru dia berbeda pendapat. Dia sangat marah dan meneriaki ku, 'Apa? Saya bukan raja, saya adalah Tuhan.' Orang ini sangat gila," tandasnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020