Kumparan Logo

3 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Makan Dessert Menurut Ahli

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi dessert Foto: Pickingpok/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dessert Foto: Pickingpok/Shutterstock

Dessert menjadi hidangan yang lezat terutama setelah menyantap berbagai hidangan utama. Biasanya dessert berupa makanan manis. Terkadang hidangan manis ini membuat kamu yang lagi diet khawatir untuk mengonsumsinya. Untuk itu, terdapat hal yang wajib kamu perhatikan sebelum mengonsumsi dessert.

Setelah mengonsumsi makanan utama, memang paling nikmat bila ditutup dengan dessert. Namun, hidangan ini seringkali dihindari banyak orang terutama yang sedang diet karena kandungan gula di dalamnya.

Mengutip Huffpost, sebenarnya dessert dapat dikonsumsi kapan saja, tetapi kamu harus memperhatikan hal-hal berikut ini sebelum mengonsumsinya:

1. Waktu mencerna dessert

Ilustrasi makan dessert Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Sue Ellen Anderson Hayness yaitu seorang ahli diet sekaligus pendiri 360 Girl & Women mengatakan bahwa makan setelah makan malam dapat menyebabkan mulas, sakit perut, bahkan gangguan tidur. Hal tersebut karena setiap makanan memiliki waktu untuk dicerna yang berbeda-beda.

“Dibutuhkan sekitar satu hingga dua jam untuk mencerna karbohidrat (roti, pasta, biskuit). Jika kamu menambahkan lebih banyak komponen seperti protein dan lemak maka dapat meningkatkan waktu pencernaan. Sebagian besar makanan penutup mengandung lemak dan karbohidrat dalam jumlah tinggi (tambahan gula, tepung, dan lain-lain),” kata Ellen.

Oleh karena itu, diperlukan waktu lebih lama untuk perut kamu mencerna dessert setelah makan malam. Pastikan kamu menyediakan waktu untuk pencernaan mencerna makanan sebelum kamu pergi tidur.

2. Aturan 20 menit

Ilustrasi waktu makan. Foto: Dimas Prahara/kumparan

Setelah makan hidangan utama, biasanya kamu diminta untuk menunggu sejenak sebelum mengonsumsi dessert. Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mencatat rasa kenyang.

“Perut kamu mungkin membutuhkan waktu untuk berkomunikasi dengan otak bahwa kamu secara fisik sudah kenyang. Tetapi bukan berarti bahwa kamu tidak bisa makan makanan penutup setelah makan (berat),” kata Alessia Rumsey selaku ahli diet.

Oleh karena itu, perlu memberi jeda waktu sebelum kamu melanjutkan mengonsumsi hidangan penutup. Untuk menghindari gangguan pencernaan, kamu juga bisa memakan dessert secara perlahan dan menikmati setiap potongannya.

3. Ruang dalam perut untuk pencuci mulut

Ilustrasi makan dessert tengah malam Foto: Shutter Stock

Tubuh manusia memang unik dengan segala fungsinya. Seorang ahli diet Kimberly Rose Francis mengatakan, “Ada dua jalur yang mengontrol asupan makanan kita. Jalur pertama adalah jalur homeostasis, yang memotivasi kita untuk makan saat kita benar-benar lapar. Jalur kedua yang mengontrol asupan makanan kita adalah jalur hedonis.”

Hal tersebut berarti, makanan tidak hanya baik untuk menutrisi tubuh, tetapi juga baik untuk kesenangan. Makan dessert atau camilan dapat membantu kamu lebih senang. Selain itu dapat memastikan rasa kenyang dengan menyeimbangkan tiga komponen; yaitu karbohidrat, protein, dan lemak.

Penulis: Monika Febriana