3 Manfaat Konsumsi Madu Manuka Selama Puasa, Baik untuk Kulit hingga Pencernaan

Banyak orang percaya konsumsi madu sebagai alternatif pemanis terbaik yang bisa mengatasi segala jenis penyakit. Segudang manfaat dari cairan manis, kental, pekat ini memang sudah banyak diteliti.
Namun, dari sekian banyak jenis madu, salah satu yang dianggap memiliki kualitas unggul adalah madu manuka asal Selandia Baru. Keunggulan dari madu tersebut sudah diakui lewat penelitian dan uji klinis.
Mengutip rilis yang kumparan terima, Jumat (23/4), disebutkan bahwa jenis madu tersebut sudah tersertifikasi dengan kualitas skor Unique Mānuka Factor (UMF) dan methylglyoxal (MGO) yang baik.
Itu artinya, madu manuka telah memenuhi standar kualitas dan kemurnian cukup ketat. Juga, tingkat MGO tinggi menandakan bila mutu madu tersebut sangatlah bagus. Selandia Baru merupakan satu-satunya negara yang memiliki definisi madu manuka yang formal dan ilmiah yang diatur oleh Kementerian Industri Primer; dan seluruh madu manuka yang diekspor sudah dites untuk mengesahkan informasi pada labelnya.
“Standar ketat dari industri, pemerintah, sampai internasional terus dipenuhi. Ini berguna untuk memastikan produk madu dijamin sebagai salah satu yang terbaik di dunia,” pungkas Diana Permana, New Zealand Trade Commissioner untuk Indonesia, New Zealand Trade and Enterprise.
Adanya bukti kuat terhadap kualitas super dari madu manuka, membuat khasiat yang diberikannya pun tak perlu diragukan lagi. Untuk mengetahui beragam manfaatnya, langsung saja simak ulasan di bawah ini, ya.
1. Baik untuk sistem pencernaan
Mengonsumsi madu manuka secara rutin selama berpuasa, akan membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Terlebih bagi para penderita maag atau peradangan di saluran usus. Telah terbukti dalam uji klinis, madu tersebut mempunyai tingkat MGO tinggi, karena itu mampu membunuh bakteri pada sistem pencernaan.
Tiap sahur dan berbuka, sempatkanlah untuk mengonsumsi satu sendok madu manuka. Ini bermanfaat agar perut terlindungi selama menjalankan puasa seharian. Dapat lebih baik lagi bila konsumsi madu manuka yang mengandung UMF 15+, supaya antimikroba dapat tumbuh dan melawan bakteri di usus besar.
2. Menangani infeksi pernapasan
Hasil uji klinis membuktikan bahwa madu manuka dapat dijadikan obat alternatif dari gangguan pernapasan. Kandungannya disebut setara dengan obat antibiotik.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Universitas Oxford, adanya hidrogen peroksida dalam madu dipercaya efektif mengatasi gangguan atau infeksi saluran pernapasan bagian atas (URTI).
Apalagi di saat pandemi seperti ini, infeksi pernapasan jadi hal yang cukup sensitif. Banyak orang takut bila mengalaminya mampu membuat mereka jadi penderita COVID-19. Maka dari itu, untuk mencari alternatif lain dari pengobatan medis, bisa konsumsi madu manuka.
3. Merawat kulit
Selain mampu menyembuhkan penyakit kronis, rupanya, manfaat madu manuka juga baik untuk kesehatan kulit. Senyawa kimia pada madu mempunyai pH yang rendah serta bersifat antiperadangan.
Dikarenakan puasa asupan mineral akan banyak berkurang, oleh karena itu kamu bisa mengganti dengan madu ini sebagai pelembab wajah. Kamu juga bisa mengolesi madu pada bibir dan kulit kering supaya kondisinya tetap terawat dan lembab.
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya
