kumparan
29 Juni 2018 18:21

5 Bahan Pengganti Gula yang Dapat Memaniskan Makanan

Kurma Thoory
Kurma Thoory (Foto: Thinkstock)
Hingga kini gula masih menjadi bahan utama untuk memaniskan beragam makanan. Tak hanya menambah rasa manis, gula juga dipercaya dapat meningkatkan aroma suatu sajian.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi gula dapat meningkatkan kadar glukosa di dalam darah. Hal ini tentu akan berpengaruh buruk pada kesehatan, bahkan dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.
Tak perlu bingung, bagi kamu penyuka manis, ternyata ada beberapa bahan yang dapat digunakan untuk meningkatkan rasa manis pada makanan meskipun tidak menggunakan tambahan gula. Dilansir mashed, berikut kumparanFOOD rangkum lima bahan pengganti gula yang dapat memaniskan makanan.
1. Madu
Madu mendetoks racun dalam tubuh
Madu mendetoks racun dalam tubuh . (Foto: Thinkstock)
Madu menjadi salah satu pemanis yang sering digunakan sebagai pengganti gula karena rasa manisnya yang hampir serupa. Madu juga sangat cocok dikombinasikan ke dalam berbagai sajian mulai dari dessert hingga minuman segar karena teksturnya yang kental sangat mudah larut sehingga tak akan merusak tekstur asli makanan atau minuman.
ADVERTISEMENT
Meski rasa manisnya serupa dengan gula, namun madu dinilai lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi. Di dalam madu terdapat beragam mineral, vitamin, dan asam amino yang dapat meningkatkan stamina serta kekebalan tubuh. Bahkan, madu telah dikenal dari dulu sebagai salah satu bahan campuran jamu dan obat alternatif untuk menyembuhkan berbagai penyakit.
2. Pisang
Ilustrasi pisang
Ilustrasi pisang (Foto: Thinkstock)
Pisang sering digunakan sebagai salah satu bahan campuran makanan untuk menghasilkan rasa manis alami meski tanpa tambahan gula. Rasa manis pisang yang tidak terlalu kuat memberi rasa manis yang lembut serta wangi khas yang membuat sajian semakin menggugah selera.
Pisang juga kaya akan potasium, vitamin C, serta serat pangan yang dipercaya dapat menurunkan bobot tubuh secara lebih efektif. Tak mengherankan, pisang menjadi salah satu pemanis pilihan untuk membuat dessert dan smoothie yang lebih sehat dan rendah gula.
ADVERTISEMENT
3. Vanila
Vanilla
Vanilla (Foto: Thinkstock)
Pasti kamu sering melihat beragam kue atau minuman bercita rasa vanilla, bukan? Meski bukan berfungsi sebagai pemanis makanan, aroma vanila yang khas ternyata dapat memperkuat rasa manis pada beragam kudapan seperti es krim, cokelat, hingga kue-kue manis.
Vanila yang umumnya sudah berbentuk ekstrak berupa bubuk atau cairan membuat bahan perasa dari anggrek vanila ini juga mudah larut saat dicampur ke dalam berbagai sajian tanpa merusak teksturnya. Selain digunakan sebagai penambah rasa pada aneka makanan, harum lembutnya vanila juga banyak digunakan untuk membuat aroma dan rasa minuman seperti susu, kopi, hingga teh lebih menjadi lebih nikmat.
4. Garam
Garam meja
Garam meja. (Foto: Thinkstock)
Tahukah kamu, di balik rasanya yang asin, ternyata garam dapat dimanfaatkan sebagai bahan penguat rasa manis pada berbagai makanan, lho. Selain itu, sejumput garam juga dapat menghilangkan rasa pahit pada buah-buahan.
ADVERTISEMENT
Cukup menaburkan sedikit garam pada buah seperti semangka, nanas, atau apel, pasti rasa manis dari buah-buahan tersebut akan bertambah kuat. Tak hanya buah, garam juga sering dicampurkan ke dalam adonan kue untuk meningkatkan rasa manis dan gurih sehingga lebih lezat saat disajikan.
5. Kurma
Kurma Deglet Noor
Kurma Deglet Noor (Foto: Thinkstock)
Dikenal sebagai salah satu makanan pembuka yang sering disajikan saat bulan Ramadhan, kurma ternyata juga dapat dimanfaatkan sebagai penambah rasa manis pada makanan atau minuman segar. Kurma juga memiliki kandungan serat pangan dan glukosa alami yang mudah diserap tubuh sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.
Tak heran, kurma sering dipilih untuk menghasilkan rasa manis yang lebih sehat pada olahan kue atau smoothie. Saking populernya, kini mulai bermunculan gula kurma yang dapat digunakan sebagai pengganti gula untuk teh, kopi, atau susu.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan