5 Ide Kudapan Kombinasi Buah dan Sayur untuk si Kecil

Sayur dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang mengandung serat yang sangat tinggi. Serat tersebut berguna untuk membantu melancarkan proses pencernaan.
Namun banyak anak-anak yang enggan mengkonsumsi beragam sayuran. Padahal sebenarnya, sayur sangat bermanfaat untuk tumbuh kembangnya. Rasanya yang hambar bahkan pahit menjadi salah satu alasannya.
Tingkat konsumsi sayuran pada anak dibawah usia 5 tahun di Indonesia masuk ke dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh lembaga Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI), hanya 1 dari 10 anak Indonesia yang memperoleh asupan sayur yang cukup setiap harinya. Padahal WHO merekomendasikan minimal mengkonsumsi 400 gram sayur per harinya.
Orangtua kadang kesusahan membujuk anak agar gemar makan sayur sejak dini. Apalagi terhadap anak yang memiliki sifat picky atau pilih-pilih makanan. Diperlukan trik khusus agar kebutuhan serat harian dari sayur terpenuhi.
Beberapa hal dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan membuat makanan yang disukai oleh anak yang telah dimodifikasi dengan beragam sayur. Jadi, anak akan tetap terpenuhi kebutuhan gizinya tanpa harus susah payah membujuk anak agar makan sayur.
Agar orang tua tidak kebingungan lagi menghadapi tingkah anak yang tidak menyukai sayuran, ini dia 5 ide kudapan berbahan sayur yang pasti akan disukai oleh anak-anak:
1. Smoothie Sayur
Smoothie dapat menjadi pilihan kudapan jika anak susah untuk mengkonsumsi sayuran. Beberapa jenis sayuran seperti pokcoy, seledri bertangkai besar, dan umbi bit dapat dijadikan sebagai smoothie yang segar dan pastinya menyehatkan. Untuk umbi bit, sebaiknya direbus terlebih dahulu sebelum diolah menjadi smoothie.
Agar rasanya lebih nikmat, smoothie sayur ini dapat dicampur dengan beragam buah seperti jeruk, stroberi, atau nanas. Rasanya yang menyegarkan pasti akan sangat disukai oleh anak-anak di rumah. Mereka pasti tidak akan menyangka bahwa smoothie yang lezat kesukaan mereka ternyata terbuat dari beragam sayuran segar.
2. Sushi Roll Sayuran
Sushi adalah makanan khas Jepang yang sering dijadikan sebagai bekal makan anak di sekolah. Tidak hanya di Jepang, sushi yang sekarang banyak dimodifikasi menjadi lebih modern sangat populer di berbagai Negara di dunia termasuk Indonesia. Rasanya yang gurih dengan beragam saus sangat digemari oleh anak-anak.
Tidak hanya isian salmon, sushi dapat dibuat dengan menambahkan beragam sayuran rebus sebagai isiannya. Orang tua dapat menambahkan sayur seperti wortel, buncis, bayam, dan timun sebagai variasi sushi roll untuk bekal anak. Bahkan ibu dapat menambahkan alpukat ke dalam sushi sebagai sumber lemak yang baik untuk anak.
3. Lumpia Sayur
Lumpia isian sayur dapat menjadi alternatif makanan penambah serat untuk anak. Lumpia berisi aneka sayuran sebenarnya adalah salah satu makanan ringan khas Vietnam yang bernama Goi Cuon.
Lumpia ini sangat sehat karena berisi aneka macam sayur seperti wortel, timun, seledri, dan bihun yang telah direbus lalu digulung dengan kulit lumpia. Goi Cuon dapat ditambahkan dengan udang rebus sehingga rasanya akan semakin gurih.
Ibu dapat mengkombinasikan beragam sayur lainnya agar anak tidak merasa bosan. Kudapan serba kukus ini sangat cocok dibuat sebagai bekal sehat anak di sekolah. Anak pasti tidak akan jajan sembarangan lagi.
4. Tempura Sayur
Sebagian besar anak-anak menyukai makanan serba digoreng seperti sosis, nugget, dan tempura. Untuk menyiasati anak yang suka makanan yang digoreng, ibu dapat membuat inovasi tempura menggunakan sayur. Tempura yang biasanya dibuat menggunakan beragam daging seperti udang, daging ayam, dan ikan dapat dibuat dengan bahan utama sayur.
Tempura yang dibuat menggunakan jamur, buncis, dan brokoli tidak kalah enak dibanding tempura berbahan daging. Bahkan tempura sayur merupakan salah satu jenis tempura yang terkenal di Jepang.
Ketika menggoreng tempura sayur, yang perlu diperhatikan adalah selalu menggunakan minyak yang baru ketika menggorengnya. Selain itu tempura tidak boleh digoreng terlalu lama karena dapat merusak kandungan nutrisi yang ada dalam sayur. Setelah matang, tempura harus benar-benar ditiriskan sampai minyaknya kering.
5. Es loli Sayur
Siapa yang tidak suka dengan es loli? Kudapan dingin bercitarasa menyegarkan ini sangat sangat cocok disantap saat cuaca sedang panas. Namun banyak orang tua yang melarang anaknya untuk mengkonsumsi es karena khawatir akan terkena flu dan batuk.
Sebenarnya konsumsi es sesekali tidak akan membuat anak menjadi sakit. Yang penting es dibuat menggunakan bahan-bahan yang terjamin kebersihannya. Salah satu alternatif es loli yang sehat untuk anak adalah es loli sayur.
Sama dengan proses membuat smoothie, bahan-bahan yang telah diblender sampai halus dimasukkan ke dalam cetakan es loli atau ke dalam plastik khusus es. Agar lebih menarik ibu dapat menambahkan potongan buah segar kesukaan anak.
Punya resep camilan sehat versi kamu? Yuk bagikan resepnya di kumparan (kumparan.com)!
