kumparan
19 Feb 2019 15:55 WIB

5 Kuliner Unik nan Menggoda Khas Singkawang

Ilustrasi choi pan. Foto: Pixabay
Sebagai salah satu pusat keturunan Tionghoa di Indonesia, Singkawang sudah lama dikenal dengan agenda perayaan Cap Go Meh yang begitu semarak. Acara ini bahkan menjadi agenda tahunan yang masuk dalam 100 Calendar of Events 2019 yang dirilis Kementrian Pariwisata Indonesia.
ADVERTISEMENT
Cap Go Meh sendiri adalah acara kebudayaan keturunan Tionghoa yang merupakan puncak dari perayaan tahun baru China; tepatnya 15 hari setelah Imlek. Biasanya, perayaan ini diadakan dalam bentuk festival meriah. Misalnya saja, Cap Go Meh di Singkawang yang menampilkan parade lebih dari 1.000 tatung, sejumlah replika naga, festival lampion, dan lainnya.
Tidak hanya paradenya, festival Cap Go Meh di Singkawang juga merupakan pengingat akan kesatuan antar suku dan agama. Misalnya saja tatung Singkawang --dalam bahasa Hakka merupakan orang yang dirasuki roh leluhur atau dewa --yang juga melibatkan orang-orang dari suku Dayak. Mereka semua melebur dalam sebuah perayaan besar.
Buat kamu yang sedang ada di sana untuk festival Cap Go Meh, kuliner Singkawang juga tak kalah serunya, lho! Berikut ini telah kumparanFOOD siapkan beberapa rekomendasi kuliner yang harus kamu buru di Singkawang. Siapkan perut kamu untuk sensasi rasa mantap kuliner di sana.
ADVERTISEMENT
1. Choi pan
Ilustrasi Choi Pan Foto: Instagram @melia.budiman
Rasanya kurang kalau sudah menyentuh tanah Kalimantan bila tidak mencicipi choi pan. Choi pan sendiri merupakan kuliner asal Pontianak, Bangka Belitung, dan Singkawang yang awalnya diperkenalkan oleh keturunan Tionghoa.
Makanan yang dikukus ini punya dua isian; yaitu bengkuang atau daun kucai. Biasanya choi pan juga menggunakan ebi dan daun kucai, serta ditaburi bawang putih goreng di atasnya. Namun, di Bangka Belitung kamu bisa mendapatkan choi pan dengan isi daun pepaya muda dan disajikan tanpa bawang putih.
Choi pan yang terkenal di Singkawang adalah choi pan Sakkok dan di kawasan rumah keluarga Tjhia.
2. Rujak singkawang
Masyarakat Singkawang memang sangat suka dengan ebi. Maka itu, tak heran kalau rujak singkawang juga menggunakan ebi dalam bumbu rujaknya. Biasanya, rujak singkawang menggunakan buah-buahan potong seperti mangga, nanas, bengkuang, timun, pepaya, dan ubi.
ADVERTISEMENT
Selain itu, rujak mangga di Singkawang juga patut dicoba. Perpaduan mangga yang diiris kecil dengan bumbu rujak dan ebi jadi sensasi rasa unik di lidah.
Ada pula rujak pecel dengan rebung, kacang panjang, palis, kangkung, dan bihun. Biasanya di atas ada emping yang bikin tekstur sajian ini jadi lebih kaya.
Salah satu tempat menikmati rujak singkawang adalah di Rujak Thai Phui Ji. Tempat makan rujak sederhana ini sudah buka lebih dari 25 tahun. Nama Thai Phui Ji merupakan panggilan akrab penjualnya, A Kian yang memiliki arti aci --sebutan kakak perempuann-- gendut.
3. Bakso singkawang
Semangkuk bakso khas Singkawang harus juga masuk dalam agenda kuliner kamu. Agak berbeda dengan bakso pada umumnya, bakso singkawang berisi bakso, mi kuning, daging sapi, kwetiaw, tahu singkawang, serta irisan daging, dan lemak sapi.
ADVERTISEMENT
Salah satu tempat makan bakso singkawang yang bisa kamu coba adalah Bakso Sapi Bakmi Ayam 68
4. Aneka bubur khas Singkawang
Ada banyak pilihan bubur Singkawang yang patut kamu jajal. Beberapa yang bisa kamu pilih adalah bubur tahu, sapi, dan babi. Namun, bila kamu ingin mencoba sensasi rasa unik, cobalah bubur paddas dan bubur pekong.
Bubur paddas merupakan bubur gurih dengan cita rasa sedikit asam. Bubur ini menggunakan jagung, kangkung, pakis, taoge, kacang tanah, dan ikan teri. Kaldu spesialnya bikin rasa bubur paddas ini jadi lebih unik.
Sementara itu, nama bubur pekong diambil dari nama daerah Pekong atau Vihari Tri Dharma Bumi Singkawang. Bubur ini spesial karena racikan ikan teri goreng, irisan kecil daging sapi, lobak, kacang goreng, dan lainnya. Ditambah kaldu sapi dan emping, semangkuk bubur pekong sukses jadi sarapan andalan warga Singkawang.
ADVERTISEMENT
Untuk menjajal aneka bubur di atas, kamu bisa menyambangi Rumah Makan Benareh. Bila ingin mencoba bubur pekong, kamu bisa menyambangi daerah belakang Vihara Tri Dharma Bumi Singkawang di pagi hari.
5. Sotong kangkung
Sotong kangkung hampir mirip dengan rujak shanghai. Hanya saja, sotong kangkung hanya menggunakan kangkung dan sotong yang direbus. Kemudian hidangan ini disiram dengan kuah kanji asam manis serta taburan wijen.
Menarik, ya! Jadi, selamat menikmati perhelatan Festival Cap Go Meh Singkawang 2019 dan jangan lupa menjajal sederet kuliner Singkawang yang nikmat dan menggoda.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan