Kumparan Logo

5 Makanan Beraroma Kuat buat Tes Indera Penciuman, Coba Endus Kopi Tiap Pagi

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi seseorang anosmia. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi seseorang anosmia. Foto: Shutterstock

Lumpuhnya indera penciuman merupakan salah satu gejala COVID-19 yang paling awam. Hal ini memang sangat mengganggu, terlebih ketika proses makan. Lantaran tak bisa mencium aroma hidangan yang nikmat, membuat kita pun jadi tak nafsu makan.

Hilang atau melemahnya fungsi indera satu ini dikenal dengan istilah anosmia. Umumnya juga dirasakan saat kita mengalami flu atau batuk. Kendati bila terpapar virus corona, indera penciuman biasanya lumpuh total.

Tapi, tahukah kamu? Bahwa ada beberapa aroma makanan nan khas yang bisa membantu melatih fungsi indera penciuman agar kembali normal. Mengutip Healthline, setidaknya lakukan terapi ini tiga kali dalam sehari.

kumparan post embed

Kamu perlu menyiapkan rempah ataupun makanan dengan aroma kuat, laiknya jahe atau kopi. Nah, selain itu apalagi makanan yang bisa membantumu melatih sekaligus menguji indera fungsi penciuman? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

1. Kopi

com-Ilustrasi wanita minum kopi Foto: Shutterstock

Kopi umumnya punya aroma kuat. Menghirup aroma kopi, terkadang bikin tubuh lebih rileks dan segar. Sebab, wangi kopi sangat membantu mengurangi rasa pusing ataupun menetralkan bau yang cukup berlebih. Selain itu, bahan minuman tersebut juga berfungsi sebagai alat uji indera penciuman.

“Salah satu hal yang bisa dilakukan dengan cukup mudah di rumah adalah dengan mengambil kopi bubuk dan melihat seberapa jauh kamu masih bisa mencium baunya,” jelas James Schwob, profesor kimiawi dan biologi molekuler di Tufts University School of Medicine.

Selain itu, Daily Coffee News melansir, bahwa tinjauan literatur dari para sarjana tentang rasa dan bau menunjukkan lusinan contoh bahwa kopi digunakan sebagai alat ukur untuk tes mengendus para pasien COVID-19. Hal ini karena kopi memiliki bau yang khas —dan juga umumnya tersedia di rumah. Situs tersebut mengutip penelitian British Medical Journal yang menyarankan pasien untuk mencoba mencium aroma setiap bangun tidur.

2. Bawang putih

Bawang putih cincang yang dicampur dengan air mawar bisa mengatasi jerawat pada kulit sensitif. Foto: Shutterstock

Bawang putih memang memiliki aroma yang sangat menyengat. Bahkan baunya kerap membandel dan menempel lama pada tangan. Siapa sangka? Aroma kuat bawang putih bisa kamu manfaatkan sebagai bahan untuk melatih penciuman.

Tak hanya itu, ekstrak bawang putih juga berkhasiat sebagai obat alami. Masih berhubungan pula dengan indera penciuman, bila kamu memang merasakan gejala satu ini, sebaiknya segera konsumsi bawang putih, ya. Sebab, beberapa siung mampu mengembalikan fungsi penciuman hingga pengecapmu.

3. Jeruk

Ilustrasi mencium jeruk Foto: Dok.Shutterstock

Selain untuk dimakan, jeruk memang kerap diolah menjadi aromaterapi. Tidak jarang, kalau ditemukan pewangi ruangan yang mempunyai harum khas jeruk. Lantaran, harum buah satu ini memang sangat segar, juga punya efek menenangkan atau relaksasi.

Sementara itu, ketika gejala COVID-19 menyerang, langkah pertama untuk menguji indera penciuman bisa kamu lakukan dengan membakar jeruk. Bau asap dari jeruk yang terbakar memiliki aroma sangat kuat. Jika seseorang tak dapat mendeteksi harum jeruk tersebut, maka sebaiknya periksakan kondisimu ke dokter.

kumparan post embed

4. Daun Mint

Manfaat daun mint. Foto: Dok. Freepik

Aroma daun mint yang khas bak mentol, memang sangat menyegarkan. Bahkan aroma ini bisa membantu membuka saluran napas yang kerap tersumbat saat kita mengalami flu. Mint juga punya sifat antibakteri yang berfungsi menghalangi bakteri masuk ke saluran pernapasan. Maka itu, khasiat mint ini sangat pas bila kamu manfaatkan untuk melatih indera penciuman.

Tak hanya itu, berdasarkan penelitian tahun 2016 dari jurnal Springer Berlin Heidelberg, Jerman, aroma menthol pada mint juga berfungsi mengendurkan otot yang tegang penyebab sakit kepala.

5. Jahe

Jahe Foto: Shutterstock

Rempah satu ini merupakan bahan alami multifungsi. Mulai dari bumbu pelengkap masakan, memberi kehangatan bagi tubuh, sampai merangsang indera perasa dan penciuman. Kamu bisa menguji kinerja pernapasan dengan mencium aroma jahe.

Tak hanya itu, mencium bau jahe dengan pedas khas, rupanya juga bermanfaat sebagai obat alami untuk mengatasi infeksi pernapasan. Menghirup aroma jahe konon turut memberikan efek relaksasi bagi penciuman, yang sekaligus membuat tubuh menjadi lebih segar.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed