5 Makanan yang Baik Dikonsumsi oleh Penderita Autoimun

26 Januari 2020 9:18
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kembang kol Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Kembang kol Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Penyakit autoimun muncul saat sistem imun menyerang tubuhnya sendiri. Akibatnya, jaringan yang sehat di dalam tubuh jadi rusak, karena salah diidentifikasi sebagai musuh oleh sistem imun.
ADVERTISEMENT
Untuk penyembuhannya, penderita autoimun disarankan untuk mengatur pola makan, dengan menghindari jenis makanan yang bisa menimbulkan inflamasi serta sensitivitas pencernaan. Sebaliknya, makanan yang kaya antioksidan bisa membantu meredakan gejalanya.
Penerapan pola makan yang benar bisa membantu mengurangi gejala penyakit autoimun, hingga mengembalikan kerja sistem kekebalan tubuh agar kembali normal. Berikut telah kumparan rangkum, lima makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita autoimun:

1. Sayuran hijau

Bayam Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Bayam Foto: Pixabay
Pengidap autoimun disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayuran hijau; seperti bayam, kale, atau selada. Sebab, sederet sayuran ini kaya akan antioksidan dan nutrisi peningkat imun. Misalnya, vitamin C, A, dan magnesium di dalamnya bisa mendukung pengelolaan penyakit autoimun.
2. Salmon
Ikan Salmon Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ikan Salmon Foto: Shutterstock
Salmon merupakan sumber omega-3 terbaik, yang bisa membantu mengurangi inflamasi akibat autoimun. Asam lemak omega-3 tersebut juga bisa mendukung imunitas tubuh.
ADVERTISEMENT
Selain itu, kandungan vitamin D pada salmon dapat mengurangi risiko timbulnya peradangan lapisan sendi, lupus, dan penyakit autoimun lainnya.

3. Alpukat

com-Alpukat Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Alpukat Foto: Shutterstock
Menurut ahli nutrisi dan makanan sehat Patricia Bannan, MS, RDN, seperti dilansir Eat This, Not That, alpukat kaya akan kandungan kalium. Nah, peningkatan asupan kalium oleh tubuh bisa membantu mengurangi rasa sakit pada penderita radang sendi, dan berpotensi mencegah kondisi autoimun yang lebih buruk.
Selain itu, alpukat dapat membantu mengurangi lemak tubuh, menurunkan kadar kolesterol jahat, dan menurunkan risiko diabetes. Banyak, kan, manfaatnya?

4. Brokoli

Ilustrasi brokoli Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi brokoli Foto: Pixabay
Jenis sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, brussels sprouts, dan kubis mengandung antioksidan bernama glutathione. Menurut studi berjudul Glutathione: a key player in autoimmunity, komponen ini memegang peran penting dalam mengatur imunitas tubuh. Sehingga, mengonsumsi makanan dengan kandungan glutathione bisa membantu meredakan penyakit autoimun.
ADVERTISEMENT

5. Blueberry

Blueberry Foto: thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Blueberry Foto: thinkstock
Buah biru bercita rasa manis dan asam ini kaya akan antioksidan yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah kanker. Bukan itu saja, blueberry juga punya manfaat bagi pengidap autoimun.
Penelitian berjudul Beneficial effects of blueberries in experimental autoimmune encephalomyelitis menyebutkan, asupan suplemen blueberry bisa membantu pergerakan para penderita sklerosis multipel yang disebabkan autoimun.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020