Kumparan Logo

5 Rekomendasi Makanan Jadul di Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe 2022

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pintu masuk Kampoeng Tempo Doeloe JF3 Food Festival, La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pintu masuk Kampoeng Tempo Doeloe JF3 Food Festival, La Piazza Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foto: Monika Febriana/kumparan

Buat kamu yang kangen akan makanan nikmat cita rasa tempo dulu, tidak perlu repot-repot ke kota asalnya. Sebab, beberapa makanan tersebut bisa kamu buru di festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Bernostalgia dengan aneka kuliner jadul nan legendaris di Indonesia bisa menjadi pilihan kamu untuk menghabiskan akhir pekan sambil berkumpul dengan keluarga. Terlebih, jika kamu membawa orang tua hingga nenek dan kakek. Maka ini bisa menjadi momen langka untuk bertukar kisah dengan keluarga sambil menikmati berbagai makanan legendaris pada zamannya.

JF3 Food Festival kembali hadir tahun ini dengan menghadirkan lebih dari 500 makanan khas Indonesia yang tersebar di 70 tenant. Kamu bisa menemukan aneka kuliner dari Barat hingga Timur Indonesia. Tidak hanya makanan berat saja, aneka camilan hingga minuman segar yang kehadirannya mulai sulit ditemui ada di sini.

Sebelum kamu menikmati aneka kuliner legendaris tersebut, berikut kumparanFOOD telah memiliki beberapa rekomendasi makanan untuk kamu coba saat berkunjung ke Kampoeng Tempo Doeloe Kelapa Gading. Yuk, simak di bawah ini!

1. Nasi Ayam Khas Semarang Bu Lani

Nasi Ayam Khas Semarang Bu Lani dalam Kampoeng Tempo Doeloe Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foto: Monika Febriana/kumparan

Nasi Ayam Khas Semarang Bu Lani hanya menyediakan satu jenis menu lengkap. Nasi pulen ditambah dengan irisan ayam di atasnya yang memudahkan untuk dimakan tanpa harus memotongnya lagi. Selain ayam, ada juga tambahan tahu bacem yang manis sebagai lauk.

Tidak hanya itu, nasi ini juga dilengkapi sayur labu siam serta krecek yang agak pedas. Kehadiran sayur ini tidak hanya memperkaya rasa tetapi juga tekstur yang membuat nasi agak berkuah. Sehingga mulut tidak akan kering saat menyantap hidangan ini. Untuk menambah sensasi makan, jangan lupa nikmati dengan kerupuk renyah. Harga satu porsi nasi ayam plus kerupuknya adalah Rp 35 ribu.

2. Pempek Megaria

Pempek Megaria dalam JF3 Food Festival. Foto: Monika Febriana/kumparan

Berbicara tentang makanan legendaris, Pempek Megaria menjadi salah satu rekomendasi yang wajib kamu coba. Pempek yang berdiri sejak tahun 1989 ini khas dengan rasa ikan yang begitu kuat. Ditambah tekstur dari pempek yang kenyal nan lembut memang cocok untuk menjadi camilan maupun hidangan pembuka.

Kuah hitam yang membasahi pempek ini memiliki rasa yang sedikit pedas, cenderung gurih ke manis. Tapi tenang, bagi kamu pencinta pedas bisa menambahkan sambal sesuai selera. Terdapat lima pilihan menu dari gerai ini; yaitu paket pempek kecil isi tiga (model, lenjer besar, kapal selam, hingga tekwan). Harga makanan ini dibanderol mulai dari Rp 25 ribu.

3. Kwetiaw Arang Simpur

Tiammie Telor ala Kwetiaw Arang Simpur dalam Kampoeng Tempo Doeloe Kelapa Gading, Jakarta Utara. Foto: Monika Febriana/kumparan

Berbeda dari kwetiau yang dimasak di atas kompor gas biasanya. Hidangan asal Pontianak ini dimasak menggunakan tungku arang yang membuatnya memiliki aroma lebih smokey. Terdapat dua menu rekomendasi dari kedai ini, yaitu kwetiau sapi dan tammie telur.

Tammie telur memiliki rasa yang dominan manis dari gula aren. Mi ini memiliki tekstur berkuah seperti mi nyemek yang agak pedas. Uniknya adalah, mi yang sudah matang dibungkus oleh daun simpur yang berfungsi untuk menambah aromatik pada kuliner tradisional ini. Kamu juga harus menunggu selama dua menit sebelum menyantap mi agar aroma daun lebih keluar. Harga satu porsi makanan ini mulai dari Rp 35 ribu.

4. Es Podeng Daplun

Es podeng Daplun dalam JF3 Food Festival. Foto: Monika Febriana/kumparan

Untuk menghilangkan dahaga paling nikmat menikmati sesuatu yang dingin seperti es. Salah satu es jaman dulu yang kini kehadirannya mulai sulit untuk ditemui adalah es podeng. Es krim tradisional Indonesia ini terdiri dari es vanilla yang lembut ditambah beberapa topping; seperti biji mutiara, roti tawar, dan alpukat mentega. Kemudian ada kental manis, meses, dan kacang sangrai yang gurih di atasnya.

Selain original, kamu juga bisa memilih aneka topping tambahan seperti nangka hingga durian yang membuat es krim ini tambah nikmat untuk disantap terutama saat siang hari. Untuk satu porsi es podeng dihargai mulai dari Rp 18 ribuan.

5. Srabi Notosuman Ny Handayani

Srabi Notosuman Ny Handayani dalam Kampoeng Tempo Doeloe, Kelapa Gading, Senin (12/9). Foto: Monika Febriana/kumparan

Tidak lengkap pulang tanpa membawa oleh-oleh. Serabi Notosuman Ny Handayani terkenal sebagai oleh-oleh legendaris khas Solo yang berusia hampir 100 tahun. Sudah tidak diragukan lagi kelezatan dari serabi melegenda yang menjadi langganan beberapa tokoh terkenal ini. Serabi kenyal yang dibungkus dengan daun pisang memiliki rasa manis yang pas sehingga tidak mendominasi kudapan ini.

Serabi ini terkenal hanya memiliki dua rasa yang autentik yaitu original dan cokelat. Untuk harga satuannya serabi dibanderol dari Rp 7.000. Sementara itu, untuk satu kotak yang terdiri dari enam buah serabi, kamu bisa membelinya mulai dari Rp 42 ribu.

Perlu diingat bahwa sebagian besar tenant di sini tidak menggunakan transaksi tunai. Sehingga kamu harus mempersiapkan transaksi non-tunai seperti e-wallet atau transfer bank. Selamat mencoba!

Reporter: Monika Febriana