Food & Travel
·
9 April 2020 21:02

5 Tanda Alpukat Sudah Busuk dan Tak Layak Makan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
5 Tanda Alpukat Sudah Busuk dan Tak Layak Makan (36988)
searchPerbesar
com-Alpukat Foto: Shutterstock
Menyimpan alpukat bisa dibilang susah-susah gampang. Pasalnya, buah alpukat tidak akan langsung matang setelah dipetik dari pohonnya, tapi membutuhkan waktu beberapa hari.
ADVERTISEMENT
Tapi, ketika sudah matang, kita harus sesegera mengonsumsinya, karena buah ini bisa busuk cuma dalam hitungan hari. Kira-kira, bagaimana cara kita tahu kalau alpukat yang kita simpan masih aman untuk disantap, atau malah sudah busuk?
Berikut telah kumparan rangkum, lima tanda buah alpukat sudah busuk dan tak layak dikonsumsi, di antaranya:

1. Teksturnya terlalu lembut, dengan kulit yang penyok

5 Tanda Alpukat Sudah Busuk dan Tak Layak Makan (36989)
searchPerbesar
Buah Alpukat. Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan
Ketika mengecek tingkat kematangan alpukat, gunakan telapak tanganmu untuk sedikit menekannya. Jangan tekan permukaan buah dengan jarimu, karena bisa membuat dagingnya terkelupas.
Kalau buah alpukat terasa sangat padat dan agak keras, tandanya masih belum terlalu matang. Bila sudah agak lunak, alpukat sudah berada pada tingkat kematangan yang pas dan siap disantap.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, kalau setelah kita tekan ada sedikit lekukan kecil, daging alpukat sudah terlalu matang. Alih-alih diiris, sebaiknya sajikan dengan cara menghaluskannya.
Lalu, jika daging alpukat terasa terlalu lembek, dan saat ditekan menimbulkan cekungan besar, berarti alpukatmu sudah terlalu matang. Bila sebelum ditekan sudah terlihat ada cekungan, tandanya buah alpukat sudah membusuk.

2. Warna kulitnya menghitam

5 Tanda Alpukat Sudah Busuk dan Tak Layak Makan (36990)
searchPerbesar
ilustrasi alpukat Foto: Shutterstock
Alpukat yang masih mentah punya warna hijau cerah, lalu akan berubah jadi hijau tua dan kecokelatan saat matang. Ketika kulit alpukat berwarna kehitaman dan terasa lembek saat disentuh, berarti alpukat sudah terlalu matang --bahkan membusuk.
Beberapa jenis alpukat biasanya akan tetap berwarna hijau meski sudah busuk, jadi sebaiknya selalu cek teksturnya terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT

3. Warna dagingnya menghitam

5 Tanda Alpukat Sudah Busuk dan Tak Layak Makan (36991)
searchPerbesar
ilustrasi alpukat busuk Foto: Shutterstock
Ciri-ciri lain yang menandakan apakah alpukat sudah busuk atau belum, adalah warna dagingnya. Alpukat yang sudah busuk biasanya memiliki warna cokelat atau bintik-bintik hitam di bagian dagingnya.
Tapi, perlu dicermati kembali, sebab beberapa bintik cokelat tersebut kerap muncul karena permukaan alpukat yang rusak dan tak selamanya merupakan tanda kalau busuk.
Kalau bintik hitam dan cokelat tersebut disertai dengan tekstur daging yang lembek dan daging yang amat berserat, bisa dipastikan kalau alpukat sudah busuk.

4. Bau asam

5 Tanda Alpukat Sudah Busuk dan Tak Layak Makan (36992)
searchPerbesar
ilustrasi alpukat busuk Foto: Shutterstock
Alpukat yang matang punya aroma yang agak manis dan mirip kacang. Ketika buah alpukat membusuk, aroma dan baunya berubah jadi aneh.
Dilansir Healthline, alpukat yang bercita rasa dan beraroma asam telah terkontaminasi bakteri dan harus dibuang. Aroma asam tersebut terjadi saat oksigen atau mikroba telah merusak atau memecah lemak tak jenuh pada buah.
ADVERTISEMENT
Bau tersebut juga bisa menandakan terbentuknya senyawa yang berpotensi sebagai racun.

5. Berjamur

5 Tanda Alpukat Sudah Busuk dan Tak Layak Makan (36993)
searchPerbesar
ilustrasi alpukat busuk Foto: Shutterstock
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali ketika alpukat sudah busuk adalah timbulnya jamur. Biasanya, jamur ini berwarna putih atau abu-abu. Jangan pernah mencoba untuk mencium aroma alpukat yang berjamur, karena spora jamur tersebut bisa terhirup dan menyebabkan masalah pernapasan.
Meski jamur hanya timbul pada permukaan kulit alpukat, tapi bisa menembus hingga ke dalam daging dan menyebabkan kerusakan. Bila kamu memotong buah alpukat lalu melihat adanya jamur, segera buang seluruh buahnya.
Sebab, jamur tersebut bisa menyebar hingga ke seluruh buah, melalui daging buahnya. Jangan coba-coba untuk mencongkel atau memotongnya dan tetap menyantap sisa buahnya, karena kontaminasi tetap bisa terjadi.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020