5 Tipe Pelanggan yang Tidak Disukai Karyawan Restoran, Jangan Ditiru, Ya!

8 November 2022 17:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Restoran. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Restoran. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Pelanggan adalah raja” menjadi istilah yang umum digunakan khususnya pada industri kuliner. Namun tidak semua pelanggan berperilaku baik nan bijaksana layaknya raja. Terdapat beberapa tipe pelanggan yang justru dianggap menyebalkan dan tidak disukai oleh karyawan restoran.
ADVERTISEMENT
Bidang hospitality seperti restoran misalnya, menuntut pekerjanya untuk senantiasa ramah dalam berbagai kondisi. Beragam jenis pelanggan pun harus tetap dilayani dengan ramah meski terdapat banyak tekanan.
Mengutip The Sun, salah satu industri kuliner yang terkenal akan kesibukannya dalam melayani pelanggan, adalah restoran cepat saji. Beberapa waktu lalu, tersebar dua video TikTok yang menampilkan tipe pelanggan yang tidak disukai oleh karyawan restoran cepat saji. Berikut ini beberapa tipe pelanggan tersebut.

1. Pelanggan restoran yang genit

Ilustrasi pelanggan genit di restoran. Foto: BearFotos/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelanggan genit di restoran. Foto: BearFotos/Shutterstock
Cienna Swann, diketahui sebagai seorang karyawan di restoran cepat saji McDonald’s. Cienna membagikan video tipe perilaku pelanggan yang tidak disukainya. Tipe pelanggan yang genit ini menempati urutan pertama dalam daftar tersebut.
Sebagai seorang karyawan perempuan, Cienna kerap digoda oleh laki-laki yang berkata “Terima Kasih, sayang” sambil mengedipkan sebelah matanya. Ada juga yang memberikan rayuan seperti, “Boleh minta tambahan gula dan susu, sayang?”.
ADVERTISEMENT

2. Tidak memiliki sopan santun

Ilustrasi pelanggan marah-marah ke pelayan restoran. Foto: Rommel Canlas/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelanggan marah-marah ke pelayan restoran. Foto: Rommel Canlas/Shutterstock
Adapun jenis pelanggan yang menyebalkan adalah mereka yang tidak memiliki sopan santun. Karyawan ini sering mendengar pelanggan yang lebih muda darinya cemberut sambil berkata, “Tidak sopan sama sekali.”
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

3. Memberikan komentar kasar

Ilustrasi restoran cepat saji. Foto: Sorbis/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi restoran cepat saji. Foto: Sorbis/Shutterstock
Sebagai seseorang yang bekerja di restoran cepat saji, mendapatkan berbagai komentar menjadi hal yang umum terjadi. Namun, Cienna mengungkapkan dirinya pernah diberi komentar kasar oleh salah satu pelanggan yang berusia paruh baya.
“Kamu bodoh, mengapa kamu bahkan bekerja di sini. Ini semua salah,” kata pelanggan tersebut dalam caption yang ditulis Cienna.

4. Langsung mengancam ke manager

Ilustrasi pelayan restoran, di Shanghai, China, Rabu (29/6/2022). Foto: Aly Song/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelayan restoran, di Shanghai, China, Rabu (29/6/2022). Foto: Aly Song/REUTERS
Pelanggan yang tidak puas terkadang mengancam akan mengadukan kinerja karyawan restoran kepada manager yang bersangkutan. Seperti itu juga yang dilakukan oleh seorang ibu-ibu yang marah komplain tentang pesanannya
ADVERTISEMENT
“Ini semua salah dan dingin, bisakah saya menemui manajer sekarang?,” ujar pelanggan yang marah tersebut dalam video TikTok dari Cienna.

5. Tidak sabar

Tidak hanya Cienna, TikTokers bernama Tyler yang memiliki profesi sebagai karyawan drive thru membagikan kisah yang sama. Menurutnya tipe pelanggan yang tidak sabar juga membuat karyawan emosi. Ini mengacu pada pelanggan yang tidak sabar untuk memesan sebelum karyawan siap melayani pesanan berikutnya.
Itulah suka duka sebagai seorang karyawan restoran dalam melayani pelanggannya. Sebagai seorang pelanggan, sudah seharusnya kamu untuk menjaga sikap dan perilaku kepada karyawan saat berkunjung ke restoran maupun tempat lainnya.
Penulis: Monika Febriana
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020