5 Tips agar Tetap Makan Sehat saat Bekerja di Rumah atau Work From Home

Bekerja dari rumah atau work from home selama beberapa hari bisa membuat kita bosan. Konsentrasi jadi mudah terdistraksi, dan yang paling bikin pusing; bikin pengin ngemil melulu.
Coba, siapa yang tiap hari sudah bolak-balik ke kulkas untuk cari camilan? Ngemil memang sering jadi pelarian saat kita merasa suntuk. Enggak jarang, karena sudah terlalu sering ngemil, makan berat malah jadi terabaikan.
Padahal, tubuh juga memerlukan asupan nutrisi yang layak supaya tetap berenergi dan bisa berkonsentrasi. Nah, supaya pola makan sehat bisa tetap dilakukan selama bekerja dari rumah, coba terapkan tipsnya berikut ini, yuk!
1. Buat jadwal makan
Menurut Wilma MacDonald, nutrisionis sekaligus remote worker, salah satu kesalahan yang dilakukan banyak orang saat bekerja di rumah adalah sering ngemil dan tak makan dengan teratur. Selalu terapkan jadwal makan yang teratur, selayaknya saat sedang bekerja di kantor.
Yang terpenting, adalah tak melewatkan sarapan. Selalu makan terlebih dahulu sebelum mulai bekerja.
Coba santap menu sarapan yang bernutrisi seperti oatmeal dengan selai kacang dan buah-buahan, atau roti panggang dengan telur dan alpukat. Makanan yang kaya protein akan membuat kita tetap kenyang dan mengurangi keinginan untuk ngemil.
2. Hindari makan di meja kerja
Mungkin kamu mengira, makan di meja kerja akan membuat pekerjaan jadi cepat selesai. Namun, hal ini malah akan mengurangi fokus dan konsentrasi kita, terlebih karena tak mendapatkan jeda istirahat yang cukup.
Sebisa mungkin, jauhi meja kerja --bahkan gawai-- saat sedang makan siang. Selain membuat pikiran jadi lebih segar, memusatkan perhatian saat bersantap juga akan menciptakan rasa puas.
3. Batasi konsumsi kopi dan perbanyak minum air
Siapa yang merasa kekurangan fokus dan konsentrasi saat bekerja di rumah, sehingga butuh lebih banyak kopi? Kopi mungkin akan membuat energi dan tingkat waspadamu meningkat, tapi jangan sampai, konsumsinya sampai berlebihan.
Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, jumlah asupan kafein maksimal adalah 400 miligram per hari. Jumlah ini setara dengan empat hingga lima cangkir kopi.
Selain itu, usahakan untuk menyesapnya pada rentang waktu pukul 09.00-11.00. Dengan begitu, kafein tak akan mengganggu jam tidur kita, dan meminimalisir risiko timbulnya caffeine crash.
Jangan lupa, selalu penuhi asupan cairan tubuh dengan minum air yang cukup. Letakkan gelas atau tempat minum di dekat meja kerja kita, supaya kita selalu ingat untuk meminumnya.
4. Simpan stok camilan sehat
Hayoo, siapa yang suka bolak-balik ke kulkas untuk mengambil camilan saat work from home? Rasa bosan terkadang ikut membuat keinginan ngemil jadi meningkat. Nah, supaya berat badan tetap stabil dan kesehatan tubuh tetap terjaga, coba ganti camilanmu dengan makanan yang menyehatkan.
Misalnya, selai kacang, buah-buahan, wortel potong, atau kacang-kacangan. Smoothies atau jus juga bisa jadi pilihan camilan yang mengenyangkan sekaligus menyehatkan.
5. Buat jurnal makanan
Kebutuhan nutrisi tiap orang berbeda-beda, dan belum tentu efeknya bisa sama di tiap orang. Dilansir Huffington Post, kita disarankan untuk mencatatnya dalam sebuah jurnal. Catat apa yang kita rasakan ketika mengonsumsi makanan tersebut selama seminggu, dan bagaimana dampaknya terhadap energi serta suasana hati.
Dengan begitu, kita bisa melihat pola yang muncul dari kebiasaan makan tersebut. Perlu diingat, mengisolasi diri karena pandemi tentunya berbeda dengan bekerja di rumah seperti biasa.
Kondisi emosional bisa saja terkena dampaknya, apalagi di masa-masa awal ketika kita baru mulai beradaptasi. Untuk itu, selalu penuhi tubuh dengan makanan yang bernutrisi dan menyehatkan, untuk mendukung kestabilan pikiran dan emosi.
