Kumparan Logo

5 Tips Menjaga Keamanan Makanan Bagi Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA)

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi HIV/AIDS  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi HIV/AIDS Foto: Shutter Stock

Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) memiliki kekebalan tubuh yang sangat lemah. Hal ini disebabkan karena virus HIV menyerang sistem imunitas tubuh, membuat ODHA rentan terserang penyakit dan infeksi kesehatan.

Kekebalan tubuh yang lemah juga membuat mereka riskan mengalami keracunan bila tak menjaga keamanan makanan yang disantap. Gejala keracunana makanan ini bisa menjadi kasus yang serius, dan berjalan lebih lama pada ODHA ketimbang orang yang ketahanan tubuhnya normal.

Tak hanya harus memperhatikan makanan yang disantap, cara pengolahan makanannya pun harus dipastikan higienis. Berikut telah kumparan rangkum 5 tips menjaga keamanan bersantap bagi orang dengan HIV dan AIDS:

1. Hindari makanan mentah

Ilustrasi sushi salmon Foto: Pixabay

Orang dengan HIV dan AIDS disarankan untuk tak menyantap makanan mentah; seperti telur, daging, atau hidangan laut mentah (termasuk sushi dan tiram). Sebab, baik makanan mentah atau yang setengah matang, berpotensi mengandung kuman.

Apalagi, sistem imun pada orang dengan HIV dan AIDS yang lemah membuat tubuh sangat riskan terkena serangan bakteri berbahaya. Hindari pula menyantap mayones, susu unpasteurized, serta taoge mentah.

2. Cuci buah dan sayuran hingga benar-benar bersih

mencuci sayuran Foto: Shutterstock

Menyantap berbagai jenis buah dan sayuran dapat membantu melindungi sistem imun tubuh. Untuk itu, orang dengan HIV dan AIDS disarankan untuk mengonsumsi lima hingga enam porsi buah atau sayuran setiap harinya.

Supaya bebas dari kuman dan bakteri, pastikan untuk selalu mencuci buah dan sayuran hingga benar-benar bersih. Untuk hasil lebih maksimal, cobalah merendamnya dalam campuran air hangat dan lemon selama 10 menit, lalu bilas kembali sampai bersih.

3. Gunakan talenan khusus untuk daging mentah

tips mengolah sayap ayam Foto: Shutterstock

Meski sudah dicuci hingga bersih, tapi bakteri yang menempel di talenan bekas daging atau seafood mentah masih bisa membuat bahan makanan lainnya terkontaminasi. Hal ini disebabkan karena daging mentah dapat menyebarkan bakteri ke makanan lain dengan cepat.

Sehingga, bila kita memotong keju, sayuran, atau buah menggunakan talenan yang sama, bakteri dari daging bisa berpindah ke dalamnya. Nah, agar keamanan bahan makanan lain tetap terjaga, sebaiknya pisahkan talenan yang hanya khusus digunakan untuk memotong daging.

4. Perhatikan higienitas air minum

Ilustrasi air minum Foto: Dok. Pixabay

Dilansir HIVGov, salah satu hal yang tak kalah penting bagi orang dengan HIV dan AIDS adalah keamanan air minum. Pasalnya, air berpotensi mengandung beragam jenis parasit, bakteri, dan virus.

Supaya tetap terjamin higienitas air yang diminum, selalu konsumsi air yang sudah direbus untuk minum maupun memasak. Pasang filter khusus untuk menyaring air keran, serta pastikan untuk selalu mengonsumsi air kemasan ketika sedang berpergian.

Hindari juga menambahkan es batu dan minum jus atau minuman yang belum dipasteurisasi.

5. Gunakan termometer suhu saat memasak

Termometer untuk memasak Foto: Shutter Stock

Saat mengolah dan memasak bahan makanan, coba gunakan termometer untuk mengukur suhu masakan, khususnya daging, olahan ternak, hidangan laut, dan olahan telur.

Pastikan seluruh bahan makanan dimasak dengan suhu yang tepat dan matang dengan benar. Dengan begitu, hidangan akan terbebas dari kuman dan aman dikonsumsi oleh orang dengan HIV dan AIDS.

embed from external kumparan