Kumparan Logo

5 Tips Menyimpan Susu agar Tidak Cepat Basi

kumparanFOODverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Minum Segelas Susu (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Minum Segelas Susu (Foto: Thinkstock)

Susu menjadi salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi setiap harinya. Rasanya yang lezat serta kaya akan gizi membuat produk hewani satu ini sangat disukai oleh semua orang.

Bahkan, kandungan nutrisinya seperti protein, karbohidrat, vitamin larut air, mineral, kasein, seng, kalsium, omega 3, dan fosfor dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian seseorang dan menjaga tubuh agar selalu sehat. Tak hanya anak-anak yang membutuhkan susu, orang dewasa pun juga diharuskan mengkonsumsi susu untuk mencegah osteoporosis.

Sayangnya, susu tidak mengandung zat antibakteri sehingga menyebabkannya mudah menjadi basi meski sudah disimpan di dalam lemari pendingin. Untuk menghindarinya, tata cara penyimpanan susu pun harus diperhatikan. Bagaimana caranya?

Berikut kumparan (kumparan.com) rangkum lima tips menyimpan susu agar tahan lama seperti dilansir berbagai sumber:

1. Menyimpan susu di dalam kulkas

Menyimpan susu di dalam kulkas (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Menyimpan susu di dalam kulkas (Foto: Thinkstock)

Bila tak ingin langsung meminumnya, simpan susu dalam kulkas pada suhu 2 sampai 4 derajat celsius. Dan jangan terlalu sering mengeluarkannya dari dalam kulkas karena dapat memengaruhi rasanya.

2. Mengkonsumsi susu secepatnya

Alergi susu sapi (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Alergi susu sapi (Foto: Thinkstock)

Meski telah mengandung pengawet, namun susu tetap mudah basi dan hanya bisa bertahan dalam suhu ruang 2 sampai 3 jam saja. Oleh sebab itu, segera mengkonsumsi susu sesaat setelah kemasannya dibuka.

3. Memasak susu terlebih dahulu

Memasak susu terlebih dahulu (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Memasak susu terlebih dahulu (Foto: Thinkstock)

Memasaknya terlebih dahulu dapat membuat susu lebih awet. Panaskan susu hingga bagian atasnya mengendap, lalu tiriskan sejenak sampai hangat, setelah itu simpan dalam wadah kedap udara.

4. Menyimpan susu di dalam botol plastik

Menyimpan susu di dalam botol plastik (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Menyimpan susu di dalam botol plastik (Foto: Thinkstock)

Agar susu semakin awet, simpan susu di dalam botol plastik yang telah distrerilkan. Hindari penggunaan botol kaca karena dapat membuat kandungan asam amino seperti triptopan dan tirosin, vitamin A dan riboflavin dalam susu mudah hancur.

5. Menambahkan baking soda

Ilustrasi baking soda. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi baking soda. (Foto: Thinkstock)

Menambahkan sedikit baking soda ke dalam susu dipercaya dapat membuat susu tahan lebih lama. Caranya, tambahkan 1/2 sdt baking soda ke dalam panci yang telah berisi susu, panaskan sebentar hingga hangat. Baking soda dapat mencegah rusaknya kandungan zat dalam susu dan menjaganya agar tahan lebih lama.

Semoga bermanfaat!