6 Kebiasaan Memesan Makan di Restoran Cepat Saji yang Bikin Pelayan Kesal
ยทwaktu baca 2 menit

Kalau biasanya pelayanan buruk di restoran sering membuat pelanggan kecewa dan marah. Kini, sebaliknya, pelanggan yang tidak mematuhi aturan restoran pun juga kerap bikin pelayan jengkel. Bukan cuma restoran mewah yang memiliki aturan khusus, restoran cepat saji rupanya turut menerapkan aturan bagi pelanggan, lho.
Nah, banyak pengunjung yang jarang memperhatikan sejumlah aturan ini. Misal, jika sudah selesai melakukan pemesanan, baiknya pelanggan bergeser dan segera mengambil pesanan mereka di meja atau loket khusus. Tapi, terkadang, mereka menunggu makanan dengan tetap berdiri di depan meja kasir. Hal ini diam-diam bisa bikin pelayan kesal dan antrean jadi panjang.
Selain kebiasaan itu, masih banyak lagi ternyata hal-hal lain yang suka membuat pelayan kesal. Berikut kumparanFOOD telah merangkum kebiasaan buruk dan tidak etis tersebut. Siapa tau bisa jadi pelajaran dan pengingat buat kamu, ya.
1. Menunggu pesanan di jalur drive-thru restoran
Tanpa kita sadari, sengaja menunggu pesanan di jalur drive-thru sebenarnya tindakan tidak etis. Banyak dari kita sering melihat parkiran khusus untuk menunggu pesanan. Restoran cepat saji menyediakan itu sebab mereka tak ingin pelanggan lain mengantre lama, hanya karena satu pesanan yang belum selesai. Oleh karenanya, jika ada pesanan kita yang belum siap, maka sebaiknya tunggu pesanan di area parkiran khusus yang disediakan saja.
2. Tidak mengoreksi pesanan
Sebisa mungkin saat hendak memesan, sebutkan pesanan tersebut dengan jelas. Bila ada kesalahan dan ingin mengganti pesanan, langsung sampaikan pula pada pelayan. Sebab, jika kamu tidak mengoreksi pesanan dengan benar dan jelas, maka hal ini akan membuat pelayan di kasir dan di dapur kewalahan.
3. Tidak membersihkan meja
Semua kemasan makanan cepat saji dibuat sesederhana mungkin. Ini bertujuan agar orang-orang bisa mudah memakannya di mana saja. Sayangnya, kadang kala pelanggan masih sering meletakkan sampah bekas makanan di meja dan meninggalkan begitu saja.
Mengutip Taste of Home, kebiasaan itu kerap dinilai tak sopan. Sebaiknya, jika kamu sudah selesai makan, maka segera letakkan nampan ke tempat semula, lalu buang semua sampah ke tempat sampah yang disediakan.
4. Sengaja membayar dengan uang lebih
Kebiasaan buruk lainnya yang kerap dilakukan pelanggan yakni membayar dengan uang lebih. Biasanya, pelanggan sengaja melakukan ini supaya kembalian yang mereka peroleh cukup banyak. Namun, perlu diketahui, kalau pelayan tidak suka hal ini. Mereka akan lebih senang bila menerima uang pas atau yang sesuai dengan harga total belanja.
5. Memeriksa pesanan di jalur drive thru
Memeriksa ulang pesanan memang tidak ada salahnya. Tapi, akan jadi sangat menjengkelkan bila kamu melakukannya di jendela kasir layanan drive-thru. Sama halnya seperti menunggu pesanan drive-thru. Akan lebih baik, bila kamu minggir atau cari tempat parkir dahulu untuk memeriksa pesananmu kembali. Bila ada yang kurang, maka bisa langsung datang ke pelayan untuk minta diperbaiki.
6. Memesan dengan jumlah banyak
Memesan dengan jumlah banyak bisa jadi menguntungkan bagi pihak restoran, tapi bisa jadi sebaliknya. Menguntungkan karena restoran bisa memperoleh pemasukan yang cukup banyak. Namun, bila dilakukan di jalur layanan drive-thru, maka kebiasaan ini amat tak disukai oleh pelayan.
Hanya karena seorang pelanggan yang memesan sampai puluhan porsi makanan. Pelanggan lain jadi kena imbasnya, mereka harus mengantre lama untuk akhirnya bisa melakukan pemesanan. Bila kamu berencana pesan dalam jumlah banyak, pastikan kamu sudah memesannya satu hari sebelum supaya tidak berimbas pada orang lain karena harus menunggu lama.
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya
