Food & Travel
·
16 April 2021 9:14

6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia (72571)
Makanan Jepang Foto: Dok. Pixabay
Beragam makanan khas Jepang memang sukses memanjakan lidah masyarakat dunia. Menjamurnya restoran autentik Jepang di penjuru dunia, membuat tiap makanan khas Negara Sakura tersebut cukup akrab dengan lidah banyak orang.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, ada kalanya rasa makanan itu tak cocok akan selera sebagian masyarakat asing. Mengutip Sora News 24, seorang reporter Jepang yakni Miho Kazuki, menemukan perbedaan yang mencolok tentang bagaimana masyarakat dunia menanggapi cita rasa hidangan khas Jepang.
Miho telah berkeliling ke lebih dari 15 negara. Melalui kesempatan itu, ia kerap menyajikan kuliner Jepang pada masyarakat asing. Namun, ia tidak sepenuhnya memasak menggunakan resep asli. Miho harus mengolah makanan dari kampung halamannya itu agar sesuai dengan selera masyarakat di berbagai belahan dunia.
Dari situ, ia pun mengetahui bahwa tak semua masakan Jepang dapat diterima dengan nikmat oleh lidah masyarakat luar negeri. Wah, kira-kira apa saja, ya makanan khas Jepang yang dinilai terbaik dan terburuk oleh masyarakat asing?
ADVERTISEMENT

1. Nikujaga

6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia (72572)
Nikujaga. Foto: Shutter Stock
Sederhana namun memikat lidah banyak orang. Ya, inilah Nikujaga, tidak mewah dan terlihat biasa saja. Hanya berisikan kentang rebus, wortel, bawang bombai, serta daging. Dilengkapi dengan bumbu kecap dan gula yang membuat masakan ini terasa manis-asin. Meski sederhana, justru makanan dinilai paling mudah cocok dengan selera orang asing, lho.

2. Ramen

6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia (72573)
com-Ilustrasi Ramen Foto: Shutterstock
Jangan pernah meragukan kualitas ramen Jepang. Setiap negara agaknya mempunyai sajian mi ala mereka. Namun, ramen Jepang tetaplah yang nomor satu. Kaldunya yang beraroma, mi nan kenyal dan empuk, serta tambahan topping daging dan telur yang gurih. Hmm, dijamin langsung bikin lapar, deh.

3. Okonomiyaki

6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia (72574)
Ilustrasi Okonomiyaki Foto: Shutterstock/Norikko
Okonomiyaki merupakan sajian asli kota Osaka, dikenal juga dengan sebutan lain yakni pancake asin. Turis asing selalu menyempatkan diri untuk makan pancake dengan isian kubis yang dibalut adonan susu, telur, dan tepung itu. Rasanya yang gurih bak telur dadar membuat makanan ini mudah diterima oleh lidah orang asing.
ADVERTISEMENT

4. Karaage

6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia (72575)
chicken karaage ala Jepang Foto: Shutterstock
Berbahan dasar ayam, karaage sangat populer bagi banyak orang. Cara masaknya yang mudah, daging ayam gurih, dan tekstur renyah pada balutan tepung, membuat makanan ini memiliki rasa yang lengkap. Meski sederhana, nyatanya karaage selalu jadi favorit para turis maupun orang Jepang sendiri.

5. Sushi

6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia (72576)
Ilustrasi makan sushi. Foto: Foto: Pixabay
Nah, kalau berpikir bahwa sushi adalah makanan kesukaan semua orang. Menurut Miho, tak semua masyarakat dunia menyukainya. Justru mereka mengungkapkan bila tampilan makanan itu tidak bagus. Meski diisi oleh daging dan ikan yang lezat, sayangnya mereka tidak menyukai sensasi rasa dari rumput laut yang terkesan aneh seperti kertas.

6. Dashimaki tamago

6 Makanan Khas Jepang yang Dianggap Terenak dan Terburuk di Dunia (72577)
Dashimaki tamago. Foto: Shutter Stock
Reputasi buruk justru didapat oleh sajian dashimaki tamago. Miho sering membuatnya hanya memakai telur dadar dan kaldu sup ikan dashi.
ADVERTISEMENT
Rupanya, dashimaki tamago itu tidak membuat mereka cukup tergiur, dan reaksinya saat memakan kuliner tradisional ini pun terkesan biasa saja. Maka itu, Miho menyimpulkan bila masyarakat asing lebih menyukai hidangan Jepang dengan bumbu penyedap yang sangat kuat.
Nah, apa kamu setuju dengan hasil survei yang dilakukan Miho Kazuki ini?
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya