Food & Travel
·
21 Juli 2021 17:36
·
waktu baca 1 menit

6 Tips Menyimpan Daging Kurban dalam Kulkas, Enggak Perlu Dicuci Dulu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
6 Tips Menyimpan Daging Kurban dalam Kulkas, Enggak Perlu Dicuci Dulu (349814)
searchPerbesar
Ilustrasi menyimpan daging di dalam kulkas. Foto: Shutterstock
Selepas Idul Adha, mungkin banyak orang mendapat jatah daging kurban segar sehingga stok di rumah pun cukup melimpah. Umumnya, sisa stok daging kurban tersebut sengaja disimpan untuk dimasak pada kemudian hari.
ADVERTISEMENT
Tetapi, saat hendak menyimpan daging, kamu tidak bisa sembarangan, ya. Sebaiknya, letakkan daging dalam kulkas atau freezer agar dapat bertahan lama serta terhindar dari bakteri penyebab makanan membusuk.
Selain itu, berikut kumparan juga punya beberapa tips sederhana lain yang bisa membantu membuat kualitas serta cita rasa daging tetap nikmat meski disimpan alam dalam kulkas. Apa saja tipsnya?
6 Tips Menyimpan Daging Kurban dalam Kulkas
Saat hendak menyimpan daging kurban dalam kulkas ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Maka itu, yuk simak tips menyimpan daging dalam kulkas berikut ini!
1. Enggak perlu mencuci daging
Cara membersihkan daging tidak sama dengan sayur, buah, maupun makanan laut. Kalau biasanya bahan makanan dicuci sebelum disimpan, khusus daging kamu tak perlu mencucinya terlebih dahulu. Cukup dengan membersihkan dari kotoran yang menempel dengan tangan atau tisu. Buang kotoran serta lendirnya hingga bersih. Ini bertujuan agar daging tahan lama dan terhindar dari bakteri penyebab pembusukan.
2. Keringkan daging sebelum disimpan
Ketika dirasa daging sudah bersih. Tahap selanjutnya adalah mengeringkan seluruh permukaannya. Bila daging disimpan dalam keadaan basah, hal ini hanya akan membuat bakteri lebih cepat berkembang. Maka dari itu, bila kamu membeli daging atau mendapat daging kurban yang masih segar, sebaiknya keringkan dahulu dengan tisu. Jika memungkinkan, maka pilih tisu dapur dengan tekstur kasar. Jenis tisu tersebut membuat air dari dalam daging lebih terserap sempurna sehingga daging tak lembap.
3. Potong jadi beberapa bagian
Agar memudahkan saat hendak memasak, kamu bisa memotong dan memisahkan daging menjadi beberapa porsi terlebih dahulu. Ini supaya mempermudah kamu ketika akan mengolah daging tersebut. Pun, dengan memotongnya akan meminimalisasi pertumbuhan bakteri pada bagian inti daging.
4. Simpan dalam plastik tertutup rapat
Wadah terbaik untuk menyimpan daging adalah plastik. Plastik yang mempunyai zipper akan lebih bagus guna menjaga kualitas daging selama disimpan dalam kulkas. Mengutip Real Simple, hal ini bertujuan agar daging tak terlalu menyerap udara sehingga kelembapannya pun terjaga. Jika kamu tak punya plastik zipper, maka cukup gunakan bungkus alumunium foil.
5. Jangan simpan daging dengan bahan makanan lain
Satu hal yang bikin makanan jadi tak sedap yakni aromanya. Penting untuk diketahui, ketika akan menyimpan bahan makanan mentah dalam kulkas sebaiknya pisahkan berdasarkan jenis dan tanggal. Sama halnya saat menyimpan daging. Pisahkan dari jenis daging ayam, ikan, serta makanan laut lainnya. Jangan pernah mencampur dan menyimpan semua bahan makanan dalam satu wadah. Lantaran, hal itu hanya membuat aroma dan rasa daging jadi hilang serta tak nikmat ketika diolah.
6. Masa simpan daging hanya 6-12 bulan
Umumnya masa simpan daging merah bisa mencapai 6-12 bulan. U.S. Food and Drug Administration (FDA) menjelaskan kalau tiap jenis daging sapi atau kambing mentah punya batas waktu kedaluwarsa. Daging sapi potong mampu bertahan selama satu tahun, sementara jenis daging giling hanya bertahan sampai 4 bulan saja. Agar daging bisa bertahan lebih lama sebaiknya disimpan dalam freezer atau lemari kulkas. Apalagi ketika mendapat daging kurban yang masih segar. Bila belum ada rencana mengolahnya, usahakan langsung menyimpan daging dalam lemari pendingin agar tidak cepat membusuk.
Reporter: Balqis Tsabita Azkiya