7 Cara Makan Unik di Berbagai Negara

25 Juli 2018 16:33 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:07 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi makan (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makan (Foto: Thinkstock)
ADVERTISEMENT
Sejatinya, setiap negara memiliki aturan yang harus ditaati oleh seluruh penduduknya, mulai dari aturan hukum, sosial, tak terkecuali aturan makan. Ya, telah dipatenkan sebagai aturan yang konkret, nyatanya ada beberapa kebiasaan makan yang dianggap sebagai suatu hal yang wajar di suatu negara, namun dicap sebagai tindakan kurang sopan, bahkan tercela di negara lainnya.
ADVERTISEMENT
Nah, untuk kamu yang berniat berlibur ke luar negeri ada baiknya untuk mengetahui lebih detail mengenai aturan pola makan yang berlaku di negara tersebut. Lantas, seperti apa saja aturannya? Dilansir Food Network, berikut tujuh kebiasaan makan unik yang berlaku di luar negeri:
1. Di Thailand garpu hanya digunakan sebagai alat pembantu
Ilustrasi Alat Makan (Foto: Pixabay/armtemtation)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alat Makan (Foto: Pixabay/armtemtation)
Penduduk Thailand tidak pernah melahap makanan langsung dengan garpu karena dianggap kurang bersih. Biasanya, garpu hanya digunakan sebagai perantara untuk membantu mendorong makanan ke sendok sebelum dimasukan ke dalam mulut.
2. Melahap mi sambil bersuara merupakan hal wajar di Jepang
Ilustrasi Ramen Jepang (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ramen Jepang (Foto: Pixabay)
Di Indonesia, menyantap makanan sambil bersuara kerap dianggap tidak sopan. Namun di Jepang, mengeluarkan suara saat makan mi merupakan ungkapan bahwa kamu menikmati hidangan yang disajikan oleh si koki.
ADVERTISEMENT
3. Di Timur Tengah makan dengan tangan kiri merupakan penghinaan
Anak Makan Porsi Besar (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Anak Makan Porsi Besar (Foto: Thinkstock)
Di Timur Tengah menggunakan tangan kiri untuk makan adalah ilegal. Ya, selain tidak sopan, menyantap makanan dengan tangan kiri juga dianggap sebagai suatu penghinaan terhadap tuan rumah.
4. Jangan pernah menancapkan sumpit ke atas nasi bila sedang berada di Jepang
Tampilan dekat sumpit  (Foto: Rocket News 24)
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan dekat sumpit (Foto: Rocket News 24)
Saat berkunjung ke Jepang atau China, jangan sesekali menancapkan sumpit ke atas nasi. Bukan tanpa alasan, menusukkan sumpit secara tegak lurus di atas nasi sangat mirip dengan alat penghormatan dan dupa untuk orang meninggal di tata cara upacara pemakaman Budha.
5. Menyantap makanan hingga bersih tidak sopan di China
Ilustrasi makanan sisa (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan sisa (Foto: Thinkstock)
Di China, menyantap habis makanan hingga bersih dianggap sebagai sebuah penghinaan bagi tuan rumah. Oleh sebab itu, setidaknya sisakan sedikit makanan pada piringmu untuk mengapresiasi masakan sang tuan rumah.
ADVERTISEMENT
6. Di Italia, dilarang meminum susu setelah makan malam
Ilustrasi susu full cream (Foto: Dok. Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susu full cream (Foto: Dok. Thinkstock)
Meminum susu setelah makan malam merupakan perbuataan ilegal di Italia. Tak hanya dianggap dapat meningkatkan bobot tubuh, menenggak susu di malam hari juga diklaim akan memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, sembelit, hingga diare.
7. Meminta garam dan merica di Portugal serta Mesir berarti tidak menghargai koki
Ilustrasi garam. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi garam. (Foto: Thinkstock)
Saat menyantap makanan di restoran, terkadang kita memerlukan garam dan merica tambahan untuk memperkaya cita rasa. Kendati demikian, meminta bumbu saat makan di Portugal dan Mesir justru dianggap tidak menghargai usaha koki.