7 Sayuran yang Cocok Diolah Jadi Kaldu

Kaldu, baik yang bubuk maupun cair, kerap ditambahkan ke dalam beberapa jenis makanan untuk menambah rasa gurih. Sebut saja sup sayuran, bakso, soto, hingga mi rebus.
Kaldu yang kita kenal biasanya terbuat dari rebusan daging dan tulang hewan seperti sapi, ayam, atau ikan. Tapi kini kaldu yang terbuat dari sayuran mulai menjadi tren, terutama bagi para vegetarian.
Kaldu sayur dinilai lebih rendah lemak dan ramah dikonsumsi oleh orang dari berbagai usia. Cara pembuatannya juga lebih mudah karena proses perebusan sayur-mayur umumnya memang lebih singkat.
Namun pemilihan jenis sayur saat akan membuat kaldu sayuran dapat mempengaruhi rasa dan tampilannya. Untuk itu, saat akan membuat kaldu sayur sebaiknya menggunakan sayur yang memiliki kandungan glutamat agar rasa kaldu lebih gurih.
Ini dia tujuh jenis sayuran tinggi glutamat yang cocok diolah menjadi kaldu sehat ramah vegetarian:
1. Jamur
Jamur merupakan bahan yang tepat untuk membuat kaldu sayuran bercita rasa gurih alami. Sebab kandungan asam amino glutamat di dalam jamur memang terbilang tinggi. Kandungan protein inilah yang menghasilkan rasa gurih seperti kaldu dari daging atau tulang sapi.
Dilansir dari data nutrisi SELF, 100 gram jamur rata-rata mengandung glutamat sebanyak 90-134 mg. Bahkan kandungan glutamat pada jamur shitake yang telah dikeringkan bisa mencapai lebih dari 1.000 mg.
2. Seledri
Berdasarkan data yang dilansir Umami Information Center, 100 gram seledri segar rata-rata mengandung kadar glutamat sebesar 20-30 mg. Semakin pekat warna daun dan batangnya, kadar glutamat di dalam seledri juga semakin tinggi.
Selain membuat kaldu sayur menjadi gurih, keistimewaan seledri terletak pada aroma khasnya yang bisa menetralisir bau tak sedap. Tak mengherankan, seledri juga cocok ditambahkan ke dalam air rebusan kaldu daging atau tulang agar rasanya lebih segar.
3. Bawang bombay
Bawang bombay bisa jadi bahan yang tepat bila kamu menginginkan cita rasa kaldu yang gurih dan sedikit manis. Kandungan asam glutamat pada bawang berair banyak ini rata-rata mencapai 50-100 mg per buahnya.
Saat bawang bombay direbus dengan api kecil, kandungan asam glutamat di dalamnya akan menguap dan membuat kaldu terasa gurih dan wangi.
4. Daun bawang
Dari data Umami Information Center, kandungan asam glutamat pada daun bawang juga tak kalah tinggi dari sayur lainnya. Rata-rata kandungan glutamat dalam 100 gram daun bawang sekitar 20-50 mg.
Untuk membuat kaldu sayur dari daun bawang, sebaiknya gunakan jenis yang memiliki batang tebal karena kandungan glutamatnya lebih tinggi. Selain itu, daun bawang yang berukuran besar juga tidak mudah lembek saat direbus, sehingga tak akan merusak warna dan tekstur kaldu sayur.
5. Bawang putih
Aroma khas yang tajam ditambah kadar glutamat tinggi membuat bawang putih cocok diolah menjadi bahan utama kaldu. Bahkan bawang putih kerap jadi bahan utama pembuatan kuah sup atau soto karena rasanya yang sangat gurih.
100 gram bawang putih mengandung sekitar 100 mg asam glutamat. Saat membuat kaldu dari bawang putih, cukup geprek bawang putih dan rebus dengan api kecil. Jangan haluskan bawang karena akan membuat warna kaldu menjadi keruh.
6. Wortel
Rebusan wortel bisa menghasilkan cita rasa kaldu yang agak manis dan berwarna kuning terang. Kandungan glutamat sebanyak 40-80 mg dalam setiap 100 gram wortel juga akan membuat kaldu gurih alami.
Ditambah kandungan nutrisinya yang cukup padat, kaldu wortel juga cocok digunakan sebagai bahan tambahan saat membuat MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk balita.
7. Rumput laut
Rumput laut merupakan bahan makanan yang populer digunakan untuk membuat kaldu. Bahkan di Jepang, sup hingga ramen dengan tambahan kombu dashi atau kaldu rumput laut lumrah dijumpai di berbagai tempat makan.
Rumput laut yang digunakan pun sudah dikeringkan sehingga kandungan glutamatnya lebih tinggi. Rata-rata kandungan asam glutamat pada rumput laut kering sekitar 500-1.300 mg.
Bahkan, ada jenis rumput laut yang punya kandungan glutamat penghasil rasa gurih mencapai 3.000 mg.
