Kumparan Logo

Apa Itu Anchovy dan Perbedaannya dengan Ikan Sarden?

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anchovy. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anchovy. Foto: Shutter Stock

Sekian banyak jenis ikan laut dan air tawar, bisa jadi ikan teri atau anchovy yang paling banyak ditemukan. Berukuran kecil dengan tulang yang lunak, membuat jenis satu ini cocok diolah menjadi masakan apa pun. Tidak jarang juga, anchovy kerap digunakan sebagai topping salad atau pizza.

Mulanya, anchovy banyak muncul di perairan asli Mediterania dan Laut Hitam. Mereka hidup secara berkumpul dengan kelompoknya, memburu plankton dan ikan yang baru menetas sebagai makanan. Kumpulan anchovy lebih mudah ditemukan di perairan beriklim sedang.

Mengutip The Spruce Eats, kini sumber ikan anchovy terbanyak berada di Peru. Sebanyak 68 persen hasil tangkapannya diperoleh di wilayah tersebut. Namun, anchovy berkualitas juga bisa didapat di Spanyol. Kadang kala, bukan sekadar sebagai pelengkap sajian makanan khas, melainkan nelayan sering memakainya sebagai umpan.

kumparan post embed

Mengingat wujud yang mereka miliki cukup unik, anchovy atau teri kerap disamakan dengan ikan sarden. Meski keduanya sama-sama ikan air asin dan berminyak, nyatanya baik sarden ataupun teri jelas dua spesies berbeda.

Ilustrasi anchovy. Foto: Shutter Stock

Memang betul bila keduanya sama-sama ditemukan di perairan Mediterania. Hanya saja, sarden lebih sering muncul di Pulau Sardinia dan termasuk dalam keluarga ikan clupeidae. Sementara, anchovy masuk ke golongan engraulidae.

Dari ukuran tubuhnya saja juga sudah berbeda. Umumnya panjang sarden mampu mencapai 7,9 inci, sedangkan anchovy sedikit lebih kecil yakni 6 inci. Warna kedua daging cukup kontras, di mana sarden dominan berwarna putih bersih, tapi anchovy justru sedikit keabu-abuan dan ada sedikit merahnya.

Mengutip Food and Wine, hal ini memengaruhi pula pada cita rasanya. Bila kamu cukup familiar akan kedua jenis ikan ini, sarden cenderung mempunyai rasa yang ringan, tekstur dagingnya empuk, serta aroma yang tak terlalu kuat dibanding anchovy. Sebaliknya, sensasi yang diciptakan jenis anchovy lebih kuat dan sangat gurih atau umami.

Ilustrasi anchovy. Foto: Shutter Stock

Perbedaan rasa anchovy disebabkan proses pengawetan yang dialaminya. Sewaktu baru ditangkap, ikan itu langsung dikeringkan dengan garam. Jika garam sudah meresap, maka mereka akan dikemas dalam kaleng berisi minyak zaitun.

Bentuk fisik sekaligus rasa yang begitu mencirikan keduanya membuat olahan anchovy dan sarden jadi sangat beragam. Tidak seperti anchovy, sarden kurang cocok bila dikonsumsi dengan beberapa makanan.

Maka itu, sarden hanya dijadikan ikan kalengan, steak, atau lauk tumisan. Namun, anchovy banyak digunakan karena teksturnya chewy, asin, gurih, serta mudah dimakan. Ikan ini paling sering dimasak menjadi topping pizza marinara, pelengkap salad, saus ikan, campuran nasi goreng, serta saus masakan untuk menambah rasa umami. Jadi, bisa dikatakan pula bahwa anchovy ini merupakan sajian ikan teri versi barat.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed

Frequently Asked Question Section

Apa itu ikan anchovy?

chevron-down

Anchovy sering juga disebut ikan teri. Ikan ini kerap dikemas dalam bentuk kalengan dengan rasa asin yang kuat dan gurih atau umami.

Anchovy makanan asal mana?

chevron-down

Anchovy atau ikan teri awalnya ditemukan di perairan asli Mediterania dan Laut Hitam. Namun sekarang banyak diproduksi di Peru dan Spanyol.