Kumparan Logo

Begini Kebiasaan Makan ala Orang Jepang yang Dinilai Paling Sehat

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebiasaan makan ala orang Jepang. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Kebiasaan makan ala orang Jepang. Foto: Shutterstock

Seiring berjalannya waktu kebiasaan makan seseorang bisa berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya; semakin memburuk. Kendati demikian, mengonsumsi makanan sehat sudah seharusnya menjadi prioritas, agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya di luar sana. Ada baiknya jika bisa konsisten dalam menjalaninya, maka bukan tak mungkin kamu bisa hidup lebih sehat layaknya orang Jepang.

Bahkan, saking sehatnya orang Jepang diakui sebagai negara dengan harapan hidup tertinggi. Mengutip Times of India, menurut laporan harapan hidup pada tahun 2019, ada sebanyak 2,31 juta warga Jepang yang memiliki usia mencapai 90 tahun. Bahkan dalam laporan itu dikatakan bahwa di sana pada saat itu ada lebih dari 71.000 orang telah berusia seratus tahun.

Mengutip News 18, orang Jepang juga dapat mengontrol nafsu makannya terhadap makanan manis. Mereka hanya mengonsumsi makanan manis dalam acara-acara tertentu saja. Dessert atau makanan penutup di Jepang pun banyak yang mengandung nasi atau kacang merah. Mereka berusaha untuk menghindari makanan yang mengandung gula guna terhindar dari penyakit obesitas dan diabetes.

Ilustrasi teh dan wagashi khas Jepang. Foto: Shutter Stock

Dalam jurnal Current Diabetes Report tahun 2014, mengonsumsi tinggi gula bisa meningkatkan peradangan dalam tubuh dan dapat menyebabkan resistensi insulin, yang keduanya meningkatkan risiko kanker. Wah, kamu harus mulai mengurangi makan dan minum yang manis-manis, ya seperti warga Jepang.

Tak hanya itu, untuk membuat suatu makanan, orang Jepang menggunakan teknik memasak tradisional. Mereka lebih suka memasak sayuran dengan sangat cepat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa sayuran tetap bergizi.

Teknik lainnya seperti mengukus, merebus, dan memanggang juga dilakukan. Selain itu, dalam diet sehat ala orang Jepang ini juga selalu menjaga jumlah minimum konsumsi minyak.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, sayuran yang memasaknya dengan cara merebus, mengukus, dan menumis dalam waktu yang singkat, kandungan vitamin, mineral, serta serat di dalamnya masih tetap bagus. Selain mengandung nutrisi yang larut dari sayuran yang dimasak dalam air, sisa ini dapat digunakan untuk memasak hidangan seperti pasta, nasi, sup dan semur.

Alasan orang Jepang suka makan sambil duduk di lantai. Foto: Shutterstock

Kemudian yang paling penting adalah, orang Jepang tidak pernah meninggalkan sarapan. Menurut mereka, sarapan merupakan sumber energi untuk melakukan aktivitas dalam satu hari. Seperti dalam Journal of American College of Cardiology tahun 2017, menjelaskan bahwa orang yang melewatkan sarapan lebih mungkin mengalami aterosklerosis; adalah kondisi arteri menyempit dan mengeras karena penumpukan plak.

Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti serangan jantung dan stroke. Orang-orang ini juga lebih cenderung memiliki lingkar pinggang yang lebih besar, beratnya lebih banyak, dan memiliki tekanan darah serta kadar kolesterol tinggi.

Penulis: Ade Naura Intania