Bir Pletok hingga Kopi Jahe, Ini 5 Minuman Segar Khas Betawi

20 Juni 2019 11:15
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bir Pletok. Foto: Marcia Audita/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bir Pletok. Foto: Marcia Audita/kumparan
ADVERTISEMENT
Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta menyimpan banyak makanan khas yang nikmat. Sebut saja ketoprak, soto betawi, hingga aneka kue manis nan legit.
ADVERTISEMENT
Tak cuma itu, Jakarta juga punya sederet minuman tradisional yang menyegarkan, lho. Mulai dari wedang hangat hingga minuman dingin, semuanya punya cita rasa dan keunikan tersendiri.
Meski beberapa di antaranya mulai sulit ditemukan, namun minuman-minuman ini masih sering disajikan di acara-acara besar seperti pernikahan atau pesta spesial. Khususnya di kawasan wisata, masih terdapat pula segelintir penjual yang menjajakannya.
Apa saja, sih minuman khas Betawi yang patut dicoba? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:
1. Bir pletok
Bir Pletok. Foto: Kartika Pamujiningtyas/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bir Pletok. Foto: Kartika Pamujiningtyas/kumparan
Meski dinamakan bir, namun sejatinya minuman ini tak mengandung alkohol sama sekali. Bir pletok terbuat dari paduan aneka rempah, seperti jahe, daun pandan wangi, dan serai.
ADVERTISEMENT
Menurut buku Pusaka Cita Rasa Indonesia: Ragam Minuman Indonesia yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito, minuman tradisional tersebut diciptakan orang Betawi yang kerap menyaksikan pesta orang Belanda. Biasanya, orang-orang Belanda akan menyajikan wine untuk para tamu.
Nah, karena mayoritas orang Betawi adalah Muslim, akhirnya tercipta minuman rempah yang mirip dengan bir. Nama pletoknya sendiri diambil dari suara yang keluar saat penutup atau penyumbat botol dibuka.
2. Es doger
Ilustrasi es doger Foto: flickr/ Lawrence Januardy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi es doger Foto: flickr/ Lawrence Januardy
Es doger adalah salah satu minuman khas Betawi yang masih populer hingga kini. Konon, penamaan doger berasal dari singkatan 'dorong gerobak', karena biasanya penjual es doger menjajakan dagangannya menggunakan gerobak sambil didorong.
Segelas es doger; terdiri dari paduan ketan hitam, tapai singkong, pacar cina, sagu mutiara, sirup merah, serutan es batu, dan siraman susu kental manis. Segar!
ADVERTISEMENT
3. Es selendang mayang
Ilustrasi selendang mayang Foto: flickr/ Yoga Santosa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi selendang mayang Foto: flickr/ Yoga Santosa
Tak hanya namanya yang cantik, es selendang mayang juga punya tampilan menarik. Potongan tepung hunkwe berwarna-warni dipadukan dengan kuah santan, air gula, dan es batu.
Adonan tepung hunkwe yang dipotong tipis layaknya selendang menghasilkan tekstur yang kenyal. Tak cuma menyegarkan, segelas es selendang mayang juga dapat disantap sebagai pengganjal perut karena mengenyangkan.
4. Es campur Betawi
Dikutip dari situs Dinas Pariwisata DKI Jakarta, es campur Betawi menjadi salah satu minuman dingin khas ibu kota. Isiannya hampir sama seperti es campur pada umumnya, yakni kelapa muda, alpukat, nangka, dan buah mangga.
Seluruh buahnya dipadukan; dengan susu cair, sirup, atau gula untuk menambah rasa manis. Nah, yang membedakan, es campur Betawi ini menggunakan tambahan bubur sumsum sebagai pelengkap.
ADVERTISEMENT
5. Kopi jahe
Selain bir pletok, ada lagi minuman khas Betawi yang terbuat dari rempah-rempah, yakni kopi jahe. Minuman aromatik tersebut; terbuat dari air rebusan cengkih, kayumanis, garda mangga, daun pandan, dan jahe.
Air rebusan ini lalu digunakan untuk menyeduh kopi, dipadukan bersama susu kental manis atau gula pasir. Menurut buku Kuliner Betawi Selaksa Rasa & Cerita yang ditulis oleh Akademi Kuliner Indonesia, secangkir kopi jahe biasanya disajikan di sore hari atau sebagai suguhan bagi tamu yang berkunjung ke keluarga Betawi.
Dari sekian minuman khas Betawi di atas, mana yang masih sering kamu nikmati?
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020