Bolehkah Memanaskan Opor Sisa Lebaran Berulang Kali?

Makanan khas Lebaran punya satu ciri khas; kebanyakan menggunakan santan sebagai campurannya. Sebut saja opor atau rendang. Keduanya menjadi sajian wajib untuk disantap saat Idulfitri tiba.
Nah, biasanya, beragam hidangan bersantan ini dimasak dalam jumlah besar. Apalagi, tujuannya memang untuk dinikmati bersama keluarga.
Namun, saking banyaknya, menu Lebaran ini seringkali masih tersisa. Tak habis dalam sekali santap. Bahkan tak jarang bila mereka akan hadir hingga tiga hari ke depan.
Proses memanaskan dilakukan berulang kali, supaya makanan tak basi dan masih layak dikonsumsi. Namun, adakah dampak kesehatan yang akan timbul bila memanaskan makanan bersantan berulang kali?
Menurut Achmad Fitriyanto selaku ahli gizi RSUD Kabupaten Jepara, makanan berbahan santan sebaiknya dikonsumsi dalam sekali santap saja. Apabila dimasak berkali-kali, akan muncul lapisan minyak pada permukaannya. Itulah yang menyebabkan masakan menjadi berbahaya.
Santan kelapa sebenarnya mengandung asam lemak dan trigliserid yang mudah dibakar oleh tubuh, selain itu juga mengandung sedikit fruktosa yang merupakan pemanis alami.
Setelah mengalami proses pemanasan hingga berulang kali, jenis lemaknya akan berubah dan malah mengganggu kesehatan tubuh. Misalnya, meningkatkan kadar kolesterol total dalan darah.
Maka itu, jangan memanaskan opor atau rendang sampai berkali-kali dan usahakan langsung habis disantap, ya. Atau, mungkin kita bisa mengakalinya dengan memasak hidangan lebaran dalam jumlah wajar dan tak berlebihan.
