Kumparan Logo

Bolehkah Menyimpan Kentang dalam Kulkas? Begini Menurut Para Ahli

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Kentang. Foto: Aleksandrs Samuilovs/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kentang. Foto: Aleksandrs Samuilovs/Shutterstock

Kentang merupakan salah satu makanan yang bisa dijadikan sebagai pengganti nasi. Selain kandungan karbohidratnya yang lebih kecil dari nasi, kentang juga mengandung banyak nutrisi seperti vitamin B6, B1, B3 dan B5, vitamin C, kalium, fosfor, mangan, magnesium, dan zat besi.

Namun, perlu diketahui, sumber nutrisi kebaikan kentang dapat diperoleh kalau makanan ini disimpan dengan cara yang benar. Salah satunya adalah tidak menyimpannya dalam kulkas. Kenapa? Ini alasannya.

Ilustrasi mencuci kentang Foto: dok.shutterstock

Mengutip The Kitchn, menyimpan kentang di kulkas dapat menurunkan kualitas vitamin dan nutrisi pada kentang. Ini karena, suhu dingin membuatnya lebih tahan lama secara tidak alami.

Selain itu, pati sayuran pada kentang juga bisa berubah menjadi gula bila terus-terusan disimpan dalam suhu rendah.

Badan Standar Pangan Inggris (FSA) kentang yang disimpan lemari es ternyata buruk buat kesehatan. Menurut mereka, kentang adalah makanan yang tak boleh disimpan di dalam kulkas.

Ilustrasi makanan di kulkas. Foto: Shutterstock

“Saat disimpan di kulkas, pati dalam kentang berubah menjadi gula. Saat dipanggang atau digoreng, gula ini bergabung dengan asam amino asparagin dan menghasilkan bahan kimia akrilamida, yang dianggap berbahaya (buat kesehatan),” ungkap FSA.

Meski salah satu alasan menyimpan kentang di kulkas adalah untuk membuatnya tahan lebih lama ataupun mencegah pembusukan, menurut ahli gizi hal tersebut tetap tidak boleh dilakukan.

Bahaya Simpan Kentang di Kulkas

Menyimpan kentang di dalam kulkas ternyata bisa menimbulkan zat akrilamida, senyawa yang menyebabkan kanker. Hal itu diungkapkan oleh Dr. Eric Berg di dalam akun YouTube-nya.

Dalam akun YouTube-nya itu, Berg menjelaskan bahwa senyawa Akrilamida muncul ketika kita memasak makanan dengan karbohidrat tinggi dan asam amino dengan suhu yang tinggi.

Pada suhu 248°F, ini semua menciptakan zat plastik yang disebut akrilamida.

video youtube embed

National Institutes of Health (NIH), menjelaskan sumber makanan penghasil akrilamida adalah kentang goreng, keripik kentang, kue kering, roti, kue dan juga sereal untuk sarapan pagi seperti zaitun hitam kalengan, jus prune, dan kopi

Meski demikian, NIH belum menemukan detail yang jelas apakah akrilamida bisa memicu kanker atau tidak.

Berg pun menyarankan kamu untuk memakan sayuran lain (terutama sayuran silangan seperti brokoli dan kol) yang dapat membantu mengimbangi asparagin/akrilamida yang masuk ke dalam tubuh.

Ilustrasi merebus kentang Foto: Shutter Stock

Sementara itu, Ahli Gizi Vegan Wyles mengatakan kamu bisa mengurangi kadar akrilamida di dalam kentang dengan mengolahnya dengan benar.

“Kamu bisa merendam kentang dalam air selama 30 menit sebelum menggorengnya (pastikan untuk benar-benar kering sebelum dimasukkan ke dalam minyak),” ujar dia.

Peringatan Bahaya Menyimpan Kentang di Kulkas Dicabut

Meski dahulu FSA melarang kita menyimpan kentang dalam kulkas, namun larangan tersebut telah dicabut awal tahun ini. FSA tak lagi melarang kamu menyimpan kentang dalam kulkas lantaran akrilamida.

Mengutip Independent, FSA justru kini menyarankan kamu untuk menyimpan kentang dalam kulkas. Ya, karena cara ini bisa membantu kentang lebih tahan lama.

"Sebuah studi baru-baru ini, yang telah ditinjau oleh Komite Toksisitas Bahan Kimia dalam Makanan, Produk Konsumen, dan Lingkungan (COT), telah menunjukkan bahwa penyimpanan kentang di lemari es tidak meningkatkan potensi pembentukan akrilamida," kata FSA dalam website-nya.

Jadi sejatinya, kini kamu tak perlu khawatir lagi saat pengin menyimpan kentang dalam kulkas. Dengan cara lain, kamu juga bisa tetap menyimpan kentang di suhu ruang yang sejuk dan gelap.