Kumparan Logo

Bukan Telur, Makanan Khas Paskah Berbahan Keju Ini Jadi Sajian Wajib di Italia

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pastiera napoletana, makanan Paskah khas Italia. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pastiera napoletana, makanan Paskah khas Italia. Foto: Shutter Stock

Hampir di setiap perayaan Paskah di berbagai negara memiliki sajian wajib masing-masing. Biasanya, telur, roti, hingga aneka kue basah maupun kering menjadi hidangan yang secara khusus dihadirkan dengan visualisasi nan cantik.

Mengutip SBS AU, masyarakat Australia menyukai roti berbentuk salib yang menjadi makanan khas kala Minggu Paskah. Lain cerita di Italia, ada satu kue tradisional yang menjadi sajian utama kala hari suci itu tiba.

Masyarakat lokal Italia kerap menyebutnya dengan pastiera napoletana. Pastry berbahan dasar keju. Dipanggang sampai berwarna emas, cenderung gelap, lalu ditaburkan gula halus sesuai selera sebagai finishing.

Menurut sejarahnya, pastiera napoletana dibuat untuk menyambut perayaan Pagan di Italia. Pagan bisa diartikan sebagai penanda hadirnya musim semi, yang saat ini akrab dikenal Paskah.

Ilustrasi pastiera napoletana, makanan Paskah khas Italia. Foto: Shutter Stock

Luciana Sampogna, pengelola sekolah masak Cuciana Italiana di Sydney, Australia, menjelaskan bahwa resep kue napoletana, sejatinya tidak cukup jelas asal-usulnya. Kendati demikian, beberapa masyarakat Italia percaya, kue manis itu lahir saat dewi kuno Partenope muncul dari Teluk Napoli.

Orang-orang sekitar teluk menganggap kehadiran Partenope adalah hal baik. Mereka terpesona akan lagu-lagu yang dibawakan oleh dewi itu. Sebagai penghormatan, dibuatlah kudapan istimewa dari teluk tersebut.

Beragam bahan dasar seperti tepung, keju ricotta, telur, gandum, air, bunga jeruk, kayu manis, serta gula dicampur menjadi satu. Dimasak, lalu dipersembahkan pada dewi Partenope, ketika dirinya akan kembali ke laut.

Ilustrasi membuat adonan donat Foto: Dok.Shutterstock

Setelah ratusan tahun kemudian, resep kue ini menyebar ke kota-kota lain di Italia. Versi modern pastiera napoletan, pertama kali ditemukan dalam biara Neapolitan. Lantaran bentuknya yang unik, tentulah menggugah selera banyak orang.

Blogger makanan setuju kalau kue keju ini sungguh wangi. Terlebih dikemas dalam kulit pai, membuat kudapan tersebut semakin kaya tekstur. Adanya perkembangan zaman, selera masyarakat modern pun berinovasi.

Mereka kerap menambah bahannya dengan mencampur gandum, namun tidak mengubah penggunaan bahan lain. Semua bahan dasar itu dinilai melambangkan kehidupan baru yang dirayakan saat hari Paskah.

Guna menghasilkan rasa yang sempurna, proses pembuatan kue dilakukan selama 3 hari. Jelang Paskah di hari Minggu, biasanya tiga hari sebelum, adalah tahapan persiapan pengumpulan bahan.

Ilustrasi jelly beans khas Paskah Foto: dok.shutterstock

Pada Kamis Putih, gandum akan dimasak terlebih dahulu. Ditambah susu dan lemon agar teksturnya seperti oatmeal. Esok hari, saat Jumat Agung, mereka akan mempersiapkan kulit pastry atau pai dan isian keju ricotta. Oleskan dengan telur lalu biarkan keduanya beristirahat semalaman.

Setelah dirasa telur telah meresap sempurna pada bagian atas kue, maka selanjutnya adalah proses pemanggangan. Kua akan dipanggang dalam oven hingga berwarna emas gelap. Diamkan lagi semalaman untuk disajikan tepat pada Minggu Paskah.

Pastiera napoletana merupakan salah satu hidangan bersejarah kala Paskah tiba. Di Italia, memang wajib hukumnya untuk mewariskan resep makanan tradisional ini dengan menyertakan cerita sejarah dari kehadiran kue tersebut.

Reporter: Balqis Tsabita Azkiya

kumparan post embed