Kumparan Logo

Cara Ampuh Usir Bau Mulut

kumparanFOODverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Masalah gigi dan mulut (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Masalah gigi dan mulut (Foto: Thinkstock)

Tak bisa dipungkiri, bau mulut merupakan salah satu gangguan kesehatan yang kerap menimbulkan rasa tak nyaman bagi penderitanya. Bagaimana tidak, selain membuat kondisi mulut menjadi tidak nyaman, gangguan kesehatan ini juga dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Karenanya, beragam cara dilakukan untuk mengobati keluhan ini. Salah satunya adalah rutin berkumur dan menggosok gigi.

Berasal dari sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi, menurut dokter spesialis periodontik, drg. Dedy Yudha Rismanto, Sp. Perio, bau mulut tersebut bisa jadi berasal dari akumulasi kuman dan bakteri yang menumpuk pada gigi sehingga membuat lapisan keras berupa plak atau karang gigi.

"Secara natural, plak bisa hadir karena adanya kuman dan bakteri yang menumpuk permukaan gigi. Plak ini terbentuk dengan bantuan air ludah," terang drg. Dedy Yudha Rismanto, Sp. Perio saat ditemui di sela-sela acara diskusi kesehatan Rumah Sakit Pondok Indah di Lewis & Caroll Tea, Jakarta Selatan, Kamis (28/6).

Ilustrasi obat kumur (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat kumur (Foto: Thinkstock)

Namun tak perlu khawatir, bau mulut dan plak pada gigi rupanya bisa diantisipasi dengan beberapa cara yang mudah. Salah satunya adalah dengan berkumur-kumur setelah makan.

"Cara yang pertama adalah berkumur-kumur setelah makan. Meski tak bisa membersihkan kuman dan bakteri secara keseluruhan, cara sederhana ini bisa meminimalisir terkumpulnya kuman dalam mulut," lanjutnya.

Cara selanjutnya adalah mengkonsumsi makanan yang memiliki sifat anti inflamasi dan anti bakteri, mulai dari kiwi, apel, stroberi, hingga jeruk. Bukan hanya baik untuk kesehatan, makanan sehat ini juga ampuh untuk membunuh kuman, sekaligus mencegah radang pada gusi.

Salad buah. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Salad buah. (Foto: Thinkstock)

Bukan tanpa alasan, menurut pria lulusan Pendidikan Spesialis Periodontitis Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia tersebut, makanan dengan kandungan anti inflamasi dan anti bakteri yang melimpah secara signifikan dapat membantu menghindarkan gusi dari peradangan dan membersihkan plak pada permukaan gigi, sehingga risiko bau mulut bisa diminimalisir.

Dan, bila bau mulut tak tertahankan lagi, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter gigi terdekat untuk mengantisipasi gangguan mulut yang semakin parah.

"Segera periksakan ke dokter bila mulai ada gejala-gejala seperti gusi bengkak dan berdarah dan bau mulut parah. Dan, jangan lupa periksakan kesehatan gigi minimal setahun dua kali," pungkas Yudha.