Catat! Ini Beda Mentega dan Margarin dari Rasa, Tekstur sampai Nutrisi
ยทwaktu baca 4 menit

Mentega dan margarin merupakan bahan makanan yang sering digunakan ketika kita ingin membuat adonan kue ataupun olesan roti tawar. Meski memiliki warna dan tekstur yang sedikit mirip, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Ya, sering dikira sama mentega dan margarin ternyata memiliki perbedaan, tak hanya dalam penggunaannya saja tetapi juga kandungan nutrisi di dalamnya dan manfaat kesehatan.
Lantas apa yang membedakan mentega dan margarin? Berikut ulasannya seperti dilansir Times of India.
Mentega
Mentega adalah produk yang terbuat dari lemak dan protein yang ditemukan pada susu. Bahan makanan ini biasanya diproduksi dengan mengaduk krim atau susu, secara terpisah dengan cara memisahkan lemak padat dari cairan buttermilk.
Dari proses itu kemudian terciptalah emulsi semi-padat air-dalam-minyak dengan ciri khas mentega yang kaya rasa dan teksturnya yang halus.
Uniknya, dalam bentuk paling dasar mentega terdiri dari lemak mentega, air, dan protein susu.
Namun, ada jenis mentega yang berbeda, termasuk versi asin dan tawar. Mentega asin mengandung tambahan garam untuk menambah cita rasa dan pengawet sedangkan mentega tawar memberikan rasa yang lebih netral dan sering kali disukai dalam memanggang untuk mengontrol keseluruhan kandungan garam dalam resep masakan.
Margarin
Berbeda dengan mentega, margarin adalah olesan yang digunakan sebagai pengganti mentega. Margarin biasanya terbuat dari minyak nabati.
Sebelumnya margarin diciptakan sebagai pengganti mentega yang dahulu dianggap sebagai bahan makanan yang cukup mahal.
Pembuatan margarin melibatkan proses hidrogenasi (istilah yang merujuk pada reaksi kimia yang menghasilkan adisi hidrogen (H2)) minyak nabati yang mengubahnya dari bentuk cair menjadi padat yang kemudian bisa dioleskan.
Kandungan Nutrisi Mentega dan Margarin
Selain pada proses pembuatannya, mentega dan margarin juga memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Berikut adalah perbedaannya.
Kandungan nutrisi pada 100 gram mentega:
Kalori: sekitar 717 kcal
Lemak total: sekitar 81 gram
Lemak jenuh: sekitar 51 gram
Lemak tak jenuh tunggal: sekitar 21 gram
Lemak tak jenuh ganda: sekitar 3 gram
Kolesterol: sekitar 21 miligram
Sodium: sekitar 643 miligram
Total karbohidrat: 0,1 gram
Serat makanan: kurang dari 0,1 gram
Gula: kurang dari 0,1 gram
Protein: kurang dari 1 gram
Kandungan nutrisi pada 100 gram margarin:
Kalori: sekitar 717 kcal
Lemak total: sekitar 81 gram
Lemak jenuh: sekitar 16 gram
Lemak tak jenuh tunggal: sekitar 30 gram
Lemak tak jenuh ganda: sekitar 30 gram
Kolesterol: 0 miligram
Sodium: sekitar 890 miligram
Total karbohidrat: 0,1 gram
Serat makanan: kurang dari 0,1 gram
Gula: kurang dari 0,1 gram
Protein: kurang dari 1 gram
Lalu, dari segi manfaat kesehatan untuk tubuh mentega dan margarin juga memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Berikut adalah poin-poinnya.
Perbedaan Mentega dan Margarin
1. Lemak jenuh
Mentega: Lemak jenuhnya yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol.
Margarin: Seringkali diformulasikan dengan kandungan lemak jenuh yang lebih rendah, dan beberapa varietas dirancang khusus agar rendah atau bebas lemak trans.
2. Lemak trans
Mentega: Mengandung lemak trans alami dalam jumlah kecil.
Margarin: Secara historis, beberapa margarin mengandung lemak trans yang tinggi karena hidrogenasi. Namun, banyak formulasi modern yang telah mengurangi atau menghilangkan lemak trans.
3. Kolesterol
Mentega: Mengandung kolesterol makanan.
Margarin: Biasanya berbahan dasar tumbuhan dan bebas kolesterol.
4. Nutrisi
Mentega: Mengandung vitamin alami seperti A, D, dan E.
Margarin: Beberapa margarin diperkaya dengan vitamin, termasuk vitamin D.
5. Sumber
Mentega: Berbasis hewani, berasal dari susu.
Margarin: Terutama nabati, terbuat dari minyak nabati.
6. Rasa dan Tekstur
Mentega: Dikenal karena rasa dan teksturnya yang kaya.
Margarin: Tekstur dan rasanya bisa bervariasi, dan beberapa formulasi bertujuan untuk meniru rasa mentega.
7. Mentega dan Margarin
Tujuan diet: Individu yang ingin mengurangi asupan lemak jenuh dapat memilih margarin dengan kandungan lemak jenuh rendah.
Kondisi kesehatan: Mereka yang memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti kolesterol tinggi, dapat memilih lemak jenuh dan trans yang rendah.
Alami vs olahan: Mentega adalah produk yang diproses secara minimal, sedangkan margarin mengalami pemrosesan, yang mungkin melibatkan hidrogenasi atau interesterifikasi.
