Dari Nasi Bungkus, Kini Buka Kedai Kopi Indonesia di Sydney

Pandawa Warung Kopi halal resmi dibuka pada Jumat (3/7). Pembukaan kedai kopi Indonesia ini diresmikan oleh Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia; Dr. Siswo Pramono, Duta Besar RI untuk Australia; dan Pendekar Leonard Sondakh, Konsul Jenderal RI untuk NSW.
Sugiarto Wijono, Lily Tenacious Wijono, dan Antonius Auwyang yang telah sukses membuka Pandawa Restoran Indonesia, kini melebarkan sayap bisnis kuliner mereka dengan membuka coffee shop.
Mereka menyajikan kopi Arabika spesial pilihan yang dibawa langsung dari Indonesia —tanah yang telah memproduksi kopi sejak abad ke-17, ketika Belanda memperkenalkan biji kopi Yaman ke Jawa. Kopi Indonesia terkenal dengan metode giling basah yang menghasilkan profil rasa unik; body kental, asam rendah, dan nuansa earthy yang mendalam —cedar, dark chocolate, dan jejak hutan tropis yang tak bisa ditiru.
Mengerti bahwa seseorang tak bisa hanya sekadar menikmati kopi, maka Pandawa menghadirkan makanan pendamping unik yakni pie rendang. Daging sapi yang direndam dalam santan dan rempah selama berjam-jam, kini bersemayam dalam kulit pastry renyah. Kemudian ada lemper yang lengket sempurna, kroket keju yang meletus di dalam mulut, pastel tutup yang mengingatkan pada hidangan khas rumah nenek, dan aneka gorengan yang akan membuat kamu lupa diet.
“Setiap konsumen kita dapat dimanjakan dengan menikmati secara lengkap, mulai dari restoran Pandawa yang menyajikan aneka macam makanan, sajian pencuci mulut, juga aneka pilihan makanan ringan tradisional khas Indonesia,” ujar Antonius Auwyang, seperti dikutip dari siaran resmi, Senin (6/7).
Kuliner Diplomasi Lewat Kopi
Kehadiran KH Ma'ruf Amin rupanya bukan sekadar formalitas protokoler. Para pendirinya menganggap bahwa ini adalah pengakuan tertinggi makanan dan minuman merupakan senjata diplomasi paling ampuh yang dimiliki Indonesia.
“Saya turut senang dapat meresmikan warung kopi Halal Pandawa di kota Sydney, Australia, di mana Indonesia terkenal kaya akan rempah-rempahnya. Dan hal utama yang paling mudah untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia adalah makanan dan minuman. Oleh karena itu, sangat tepat Pandawa Cafe hadir di Sydney, Australia, untuk memperkenalkan kebesaran negara kita, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata KH Ma'ruf Amin.
Dr. Siswo Pramono, yang sehari-hari berurusan dengan dokumen diplomatik dan perundingan bilateral, menambahkan nada yang jauh lebih personal, “Hadirnya warung kopi dan makanan ringan Indonesia yang ditawarkan di Pandawa mengobati rindu akan kenikmatan warung kopi Indonesia di negara Australia.”
Lily Tenacious Wijono pun menambahkan, “Sajian aneka snack tradisional di warung kopi Halal Pandawa, serta kopi Arabika pilihan yang kami bawa langsung dari Indonesia, kini dapat dengan mudah ditemukan di Pandawa Sydney, Australia."
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Abah Yai Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, Bapak Dr. Siswo Pramono, dan Bapak Pendekar Leonard Sondakh atas waktu dan dukungan yang diberikan kepada Pandawa Sydney. Di mana Beliau-Beliau mendukung kami dalam memperkenalkan makanan, minuman, dan juga budaya Indonesia di kota Sydney, Australia,” tutup Sugiarto Wijono.
Pembukaan Pandawa Warung Kopi bukan tujuan akhir. Ini adalah deklarasi. Bahwa Indonesia tidak hanya pantas duduk di meja dunia — Indonesia pantas menyajikan menunya.
Pandawa Warung Kopi
Alamat: 220 Pitt Street, Sydney CBD, Australia (Wesley Mission Building)
