Ini Perubahan dan Perbedaan Gaya Makan Anak 90-an vs Zaman Now

12 September 2022 8:59
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi pola makan generasi zaman sekarang. Foto: dok.Shutterstock
ADVERTISEMENT
Tahukah kamu bahwa gaya makan kita hari ini, mungkin saja berbeda dengan periode tahun 90-an. Setelah hampir tiga dekade berlalu sejak tahun 90-an sampai hari ini di abad ke-21. Selama itu pula, telah banyak perubahan yang terjadi, termasuk gaya makan masyarakat 90-an dan anak zaman now alias sekarang.
ADVERTISEMENT
Mengutip Times of India, inilah perbedaan serta perubahan yang terjadi pada gaya makan anak 90-an dan masyarakat sekarang yang mungkin belum kamu sadari. Yuk, simak perbedaannya di bawah, ya!

Gaya makan anak 90-an

com-Ilustrasi makan bersama di rumah Foto: Shutterstock
Selama periode tahun 90-an, tidak terlalu banyak makanan yang bisa dibuat, tetapi masakan sederhana; seperti tahu, tempe, tumis, ataupun sayur asam sering terlihat di atas meja makan. Tentu saja, makanan yang tersedia pada tahun-tahun tersebut juga bergantung pada lokasi geografis tempat kamu tinggal.
Akan tetapi, faktanya pada masa itu makanan yang dibuat sendiri di rumah lebih sering untuk dikonsumsi; baik itu untuk sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Sedangkan untuk bekal kotak makan siang anak-anak, biasanya berisi roti atau masakan yang telah dibuat di rumah, seperti nasi goreng dengan telur atau mi instan.
ADVERTISEMENT
Pada tahun 90-an, budaya makan di luar rumah sangat terbatas dan kebanyakan orang terbiasa mengonsumsi makanan buatan sendiri. Bahkan, di kantor pun makan di luar atau di restoran, adalah sebuah kesempatan yang langka.
Selain itu, buah-buahan dan sayuran selama tahun 90-an masihlah terbatas. Oleh karena itu, orang-orang hanya bisa memakan buah atau sayuran pada musim-musim tertentu saja.

Gaya makan anak zaman now

Ilustrasi makan bersama di kantor Foto: Shutter Stock
Berbeda dengan tahun 90-an, zaman sekarang memiliki begitu banyak pilihan makanan, tetapi cenderung mengonsumsi sajian kemasan dan cepat saji. Pada masa sekarang ini budaya dan kebiasaan makan telah begitu terbalik dibandingkan dengan tahun 90-an.
Orang-orang lebih sering untuk makan di luar rumah, seperti di restoran atau di kafe-kafe tertentu. Selain itu, bahkan ketika sedang berada di dalam rumah, keuntungan dari era sekarang ini adalah kamu dapat memesan makanan dari luar secara daring.
ADVERTISEMENT
Terlebih, banyak bahan dan makanan baru yang tidak ditemukan oleh anak tahun 90-an, seperti keju gouda dan cheddar. Sedangkan untuk bekal makan siang di era ini sangat tidak terbatas; seperti overnight oats, sandwich, dan lain sebagainya.

Mana yang lebih baik?

Ilustrasi makan bersama keluarga dengan makanan sehat. Foto: Shutter Stock
Pilihan makanan telah begitu beragam di abad ke-21 ini, tetapi konsumsi terhadap makanan kemasan dan cepat saji juga meningkat begitu pesat. Tentu, hal ini akan menimbulkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan.
Meskipun dunia telah begitu maju meninggalkan apa yang terjadi pada periode tahun 90-an, tetapi ada satu kebiasaan makan yang harus terus dipelihara; yaitu mengonsumsi makanan yang dibuat oleh diri sendiri dengan bahan yang lebih alami dan sehat.
Namun, bukan berarti era sekarang ini tidak mempunyai makanan sehat untuk dikonsumsi. Terdapat juga berbagai pilihan makanan sehat yang telah direkomendasikan oleh para ahli diet.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, kamu dapat mengkombinasikan dua gaya makan dari era yang berbeda ini, seperti tetap memprioritaskan makanan yang dibuat sendiri dan bila membeli makanan dari luar harus perhatikan pula dampaknya bagi tubuh.
Nah, itulah perbedaan gaya makan anak 90-an dan hari ini. Bagi kamu, baik itu anak 90-an atau yang berasal dari era sekarang ini, seperti Gen Z dan Alpha harus bisa mengkombinasikan dua gaya makan tersebut, ya! Karena kesehatan sama pentingnya tidak peduli di era mana pun kamu dilahirkan.
Penulis: Riad Nur Hikmah