Jangan Anggap Sepele Sering Mengantuk, Pola Makan yang Salah Bisa Berpengaruh
·waktu baca 2 menit

"Sebenarnya kecapekan atau lelah itu obatnya adalah istirahat dan tidur. Cuma kita paksa dengan minum kopi, akhirnya kita tetap waspada begitu ya. Tapi sebenarnya tubuh sudah tidak sanggup untuk terus bekerja," kata Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., MMB, FINASIM, FACP, FACG.
Sering kali saat mengantuk kita malah mengabaikannya dan memilih meneguk secangkir kopi agar tetap terjaga. Padahal, cara ini menurut ahli justru akan membuat tubuh kamu mudah sakit karena kurang istirahat.
Mengantuk, menurut Prof Ari, adalah gejala atau sinyal tubuh telah mengalami kelelahan. Mengantuk terus menerus menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi hepatologi itu, dapat menjadi tanda tidurmu tidak berkualitas sehingga muncullah lelah.
Kemudian, ia juga menyayangkan pilihan banyak orang yang minum kopi untuk mengurangi kantuk. Ia mengingatkan konsumsi berlebihan di atas 150 miligram akan menyebabkan jantung jadi berdebar-debar hingga asam lambung.
Selain kopi, Ari juga menyarankan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi minuman berenergi untuk memaksa tubuh tetap bekerja.
Tips Menyiasati Kantuk Terus-menerus
Prof Ari memberikan tips sehat menyiasati rasa kantuk berlebih, yakni dengan mengatur pola makan. Konsumsilah makanan yang bernutrisi lengkap mulai dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral guna meningkat daya tahan tubuh.
Makanan yang menyediakan nutrisi tersebut misalnya daging sapi, ayam, telur, susu, buah-buahan, dan sayuran.
Sementara untuk waktu tidur, dia menganjurkan minimal setiap orang istirahat selama enam jam sehari. Jika durasi tidur kurang, maka Prof Ari menyarankan untuk segeralah beristirahat usai pekerjaan selesai.
"Tapi bukan berarti kurang tidur sehari-hari dikumpulkan, lalu dibalasnya saat weekend. Tidur yang berkualitas itu tidur pada malam hari, sehingga tidak ada mimpi-mimpi buruk begitu ya," tutup Ari.
