Entertainment
·
26 Oktober 2020 16:43

Jangan Ragu Mulai Bisnis Kopi! Ini Resep Jitu dari Owner Kopi Tuku

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jangan Ragu Mulai Bisnis Kopi! Ini Resep Jitu dari Owner Kopi Tuku (313370)
Andanu Prasetyo, founder Kopi Tuku Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan
Kopi menjadi ladang bisnis yang masih segar untuk dilirik. Apalagi, tingkat konsumsi kopi di perkotaan masih terus meningkat, membuat bisnis kopi semakin menjamur di kota-kota besar. Lantas, bagaimana cara memulai bisnis kedai kopi?
ADVERTISEMENT
"Kalau dibilang industri kopi sudah penuh lalu industri kopi akan berkembang lagi enggak ya, akan turun atau tidak, aku harus jawab dan aku yakin dan aku bisa pastikan dari beberapa informasi yang aku miliki bahwa industri ini masih akan berkembang lagi," ujar Founder Toko Kopi Tuku, Andanu Prasetyo, di webinar Festival UMKM kumparan, Senin (26/10).
Meski peminat kopi terbilang banyak, namun bukan berarti menjalankan kedai kopi baru menjadi hal yang mudah. Menurut Andanu, menjalankan usaha dari nol tetap butuh usaha untuk meyakinkan pelanggan soal perbedaan produk kita dengan produk kopi lainnya.
"Pertama jangan hilang faith atau harapannya, karena dalam bisnis tidak mudah dan tidak instan kita butuh bensin buat itu. Lalu yang paling penting juga ada bisnia model canvasnya aku terpicu kalau teman teman mau berusaha itu dimulai dari produk, dan dia harus memiliki nilai tambah," ucap Andanu.
Jangan Ragu Mulai Bisnis Kopi! Ini Resep Jitu dari Owner Kopi Tuku (313371)
Andanu Prasetyo, founder Kopi Tuku Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan
Karena bergerak di bidang kuliner, Andanu mengingatkan, masalah rasa adalah segalanya. Mendengarkan saran dari pelanggan menjadi salah satu cara terbaik untuk membentuk produk yang sesuai dengan selera pasar.
ADVERTISEMENT
"Jika kita mau usaha di bisnis kopi, belum tentu resep yang kita gunakan cocok dengan orang, penting sekali kita harus mendengar dan memahami konsumennya," bebernya.
Hal tersebut juga ia terapkan saat membangun Toko Kopi Tuku pada 2015 silam. Saat itu, selain melihat potensi pasar dan memastikan produk yang ia jual berkualitas, Andanu juga tetap terbuka dengan segala saran.
"Lalu 2015 aku bikin Toko Kopi Tuku di tempat kecil, turning poin kedua ini bukan masalah enak banget atau tidak, ini masalah mendengar lalu kesenengan mereka apa dan menjualnya di harga yang terjangkau, nah di situ aku belajar idealis," tutup Andanu.
Webinar ini merupakan bagian dari Festival Usaha Milik Kaum Milenial (UMKM) yang merupakan festival online pertama dan terbesar di Indonesia yang membahas seluk-beluk usaha bagi generasi milenial. Festival ini diadakan oleh kumparan pada 26-28 Oktober 2020 secara daring.
ADVERTISEMENT