Kumparan Logo

Karyawan Dipecat Gegara Input Nama 'Bakal Jenazah' di Struk Pesanan Kue Ultah

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baskin Robbins. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Baskin Robbins. Foto: Shutterstock

Merek es krim dan kue Baskin-Robbins baru-baru ini menjadi sorotan setelah seorang pelanggan membagikan pengalaman kurang menyenangkan di media sosial. Dalam unggahannya, pria tersebut menuntut penjelasan karena nama yang tertera pada struk kue ulang tahun putrinya justru bertuliskan “Bakal Jenazah”.

Peristiwa ini terjadi saat sang istri memesan kue ulang tahun untuk anak mereka yang berusia dua tahun di salah satu outlet di Malaysia. Ia mengaku terkejut dan marah karena merasa nama tersebut sengaja ditulis oleh staf saat proses pemesanan.

“Saya ingin penjelasan lengkap tentang ini! Istri saya memesan kue es krim untuk ulang tahun anak perempuan saya yang ke-2 hari ini (Sabtu, 4 April) di Citta Mall dan ini cara mereka menuliskan namanya!! Apakah kalian mendoakan dia meninggal?? Saya menuntut penjelasan secepatnya,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Menanggapi keluhan yang viral itu, pihak Baskin-Robbins Malaysia pun langsung memberikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf. Setelah melakukan investigasi internal, manajemen menemukan bahwa kejadian tersebut bukan karena nama pelanggan yang diketik secara langsung oleh staf.

Tangkapan layar thread pemilik akun @/dannygnaniah.

"Nama yang tercetak pada struk dihasilkan secara otomatis oleh sistem backend kami berdasarkan akun member yang digunakan, dan tidak dapat diedit atau diubah secara manual oleh siapa pun di tingkat outlet," demikian disampaikan manajemen Baskin-Robbins dalam balasan utasnya.

Atas insiden tersebut, Baskin-Robbins mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan karyawan yang bersangkutan. Selain itu, perusahaan juga mengaku telah memperketat kontrol operasional serta meningkatkan sistem analisis untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

embed from external kumparan

"Staf tersebut telah diberhentikan karena penyalahgunaan poin member serta dampak keresahan yang ditimbulkan,” jelas mereka.

Di akhir pernyataannya, Baskin-Robbins pun menyampaikan permintaan maaf. “Saat ini kami sedang berkomunikasi langsung dengan Danny untuk menyampaikan permohonan maaf serta memberikan kompensasi atas pengalaman tersebut,” tutupnya.