Kumparan Logo

Kata Ahli soal Manfaat Susu untuk Kesehatan Mental, Cegah Stres hingga Burn Out

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi susu Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi susu Foto: Dok. Istimewa

Sudah bukan rahasia kalau susu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tak hanya itu, minuman creamy satu ini juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental yang semenjak pandemi menjadi salah satu permasalah banyak orang.

Stres dan depresi menjadi dua penyakit mental yang banyak dialami akhir-akhir ini. Bermula dari kejenuhan karena harus di rumah saja dengan kegiatan yang serba dibatasi membuat banyak orang mengalami gangguan mental, istilah burnout pun kian marak.

Tak perlu khawatir, sejatinya gangguan kesehatan mental seperti ini masih bisa kita atasi dengan mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman sehat. Sebut saja susu.

Ahli nutrisi Emilia Achmadi, MS., RDN. menyetujui pentingnya menjaga nutrisi dan pola makan yang seimbang untuk bisa #JalaniHidupTerbaikmu. "Kita tidak boleh melupakan bahwa jiwa yang sehat hanya terdapat dalam tubuh yang sehat –men sana in corpore sano. Untuk membantu memenuhi asupan gizi sehari-hari, susu sapi segar memainkan peranan yang sangat penting," jelasnya saat mengisi acara virtual konferensi pers bertajuk "Jalani Hidup Terbaikmu Bersama Kesegaran Alami Greenfields", Jumat (26/10).

Ahli nutrisi Emilia Achmadi, MS., RDN dalam acara virtual konferensi pers bertajuk "Jalani Hidup Terbaikmu Bersama Kesegaran Alami Greenfields" Foto: dok.Greenfields

"Susu sapi segar adalah salah satu sumber gizi terbaik untuk keluarga, orang dewasa maupun anak-anak, karena mengandung kalsium yang baik untuk kesehatan tulang, protein untuk membangun otot, dan vitamin yang dapat memaksimalkan perkembangan kognitif dan memperkuat daya tahan tubuh. Susu sapi segar juga merupakan satu-satunya sumber vitamin D yang alami. Pilihlah susu sapi segar yang dihasilkan dengan proses pasteurisasi dan biasakan diri untuk cek label kandungan produk sebelum membelinya."

Lebih lanjut, ahli nutrisi yang juga merupakan sport nutritionist itu mengatakan kandungan vitamin B kompleks dan protein susu memengaruhi neotransmiter dan hormon. Kemudian, susu akan mengimbangi produksi hormon yang mana juga berkaitan dengan kesehatan mental.

"Dalam segelas susu ada kandungan yang membangun protein dan vitamin b kompleks ini berkaitan dengan membangun pikiran pola perkembangan kognitif bisa terjadi dengan sempurna," ucapnya.

Ahli nutrisi Emilia Achmadi, MS., RDN menjelaskan manfaat susu untuk kesehatan mental Foto: dok.Greenfields

Mengutip Medical News Today, Prof. Ryoichi Nagatomi, dari Universitas Tohoku di Jepang, dan rekan penelitiannya pernah melaporkan dalam jurnal Social Psychiatry and Psychiatric Epidemiology tahun 2017 bahwa susu rendah lemak bisa menjadi pilihan minuman pereda depresi.

Penelitian ini dilakukan pada 1.159 orang dewasa di Jepang dengan rentang usia 19 hingga 83 tahun. Peserta yang didominasi perempuan itu diminta untuk mengonsumsi susu dan yoghurt rendah lemak.

Ilustrasi pengolahan produk susu Foto: Shutter Stock

Hasilnya melaporkan mereka yang mengonsumsi susu rendah lemak dan yogurt antara satu dan empat kali seminggu cenderung tidak mengalami gejala depresi. Ini karena susu seperti ini rendah lemak trans; yang sangat berkaitan dengan penyebab depresi. Selain itu, asam amino triptofan dalam susulah yang berperan baik meredakan depresi.

Kendati penelitian ini tak secara spesifik melihat manfaat produk turunan susu lainnya --seperti keju atau mentega. Namun, setidaknya kini kamu mengetahui bahwa susu favoritmu itu tak hanya mampu menjaga kesehatan raga, namun juga jiwa.