Food & Travel
·
9 Juni 2020 21:53

Kayu Manis Berbentuk Bubuk dan Batang, Apa Bedanya?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kayu Manis Berbentuk Bubuk dan Batang, Apa Bedanya? (37504)
Ceylon cinnamon Foto: Shutter Stock
Memiliki aroma yang wangi dan rasa manis nan khas, kayu manis jadi salah satu rempah-rempah yang kerap dicampurkan dalam makanan maupun minuman. Misalnya saja, kue, atau cokelat hangat.
ADVERTISEMENT
Tak hanya dapat meningkatkan cita rasa dan kenikmatan hidangan, kayu manis juga kaya akan antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas, mencegah inflamasi, hingga menurunkan gula darah.
Nah, biasanya, kayu manis dijual di pasaran dalam dua bentuk yang berbeda. Ada yang sudah menjadi bubuk, atau yang masih berbentuk batang utuh.
Keduanya sama-sama berasal dari pohon kayu manis. Selama jenisnya masih sama, tak ada perbedaan rasa yang signifikan. Hanya saja, terlepas dari kemiripan keduanya, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan, saat memilih menggunakan bubuk kayu manis atau batang dalam sebuah resep.
Kayu Manis Berbentuk Bubuk dan Batang, Apa Bedanya? (37505)
Kayu manis Foto: Shutter Stock
Dilansir SPICEography, bubuk kayu manis terbuat dari kulit pohon kayu manis yang telah dihancurkan hingga berbentuk bubuk. Sedangkan, batang kayu manis berupa kulit pohon yang digulung.
ADVERTISEMENT
Keduanya sama-sama bisa bertahan lama kalau disimpan dengan benar. Hanya saja, masa simpan batang kayu manis cenderung lebih lama ketimbang yang sudaha menjadi bubuk.
Bubuk kayu manis bisa disimpan hingga enam bulan, sedangkan batang kayu manis dapat bertahan selama lebih dari dua tahun.
Karena bentuknya yang berbeda, penggunaan kedua kayu manis ini juga harus disesuaikan dengan jenis hidangan yang akan dibuat. Batang kayu manis, misalnya, harus dimasak bersama sajian yang berbasis cairan, supaya cita rasa dan aromanya bisa merasuk ke dalamnya.
Kayu Manis Berbentuk Bubuk dan Batang, Apa Bedanya? (37506)
com-Ilustrasi susu dengan campuran kayu manis. Foto: Shutterstock
Rendam batang kayu manis pada cairan yang akan dimasak, mulai dari cokelat panas, semur, atau kari. Selain itu, disarankan pula untuk menggunakan batang kayu manis ketika hidangan tersebut memerlukan waktu memasak yang lama.
ADVERTISEMENT
Sebab, batang kayu manis dapat mengeluarkan cita rasanya dalam waktu yang lebih lama. Cita rasanya pun cenderung lebih halus ketimbang bubuk kayu manis.
Sebaliknya, gunakan bubuk kayu manis dalam berbagai resep kue, roti, atau hidangan kering lainnya. Misalnya, sebagai campuran untuk membuat cinnamon rolls, atau french toast.
Bisakah kita menggunakan bubuk kayu manis sebagai pengganti batang kayu manis?
Saat kita tak memiliki persediaan batang kayu manis, namun akan membuat hidangan berbasis cairan, bubuk kayu manis juga bisa jadi alternatif. Namun, disarankan untuk menambahkan bubuk kayu manis di akhir proses memasak atau memanggang.
Pasalnya, bubuk kayu manis ini akan mengeluarkan cita rasanya lebih cepat ketimbang batang kayu manis, dan tak bertahan dalam waktu lama. Menambahkan campurannya saat proses memasak hendak selesai, akan memastikan cita rasanya tetap tercecap saat kita menyajikan hidangan.
ADVERTISEMENT
Bagaimana, sudah enggak bingung lagi kan, mau pakai campuran kayu manis yang mana untuk memasak?