Kumparan Logo

Kebiasaan Minum Air Dingin, Baik atau Tidak untuk Kesehatan?

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi air dingin Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi air dingin Foto: Shutter Stock

Dengan kebiasaan minum cukup air setiap hari maka tubuh kamu akan terhindar dari dehidrasi. Seperti air dingin, dianggap sebagai minuman yang menyegarkan terutama saat siang hari. Di balik kesegarannya, terdapat manfaat dan risiko dari mengonsumsi air dingin untuk kesehatan tubuh kamu.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyarankan agar mengonsumsi dua liter sehari untuk asupan air minum harian orang dewasa. Meminum air memang sudah diwajibkan untuk menghindari tubuh dari dehidrasi.

Saat panas melanda maupun setelah olahraga, minum air dingin memang sangat menyejukkan. Air dingin menjadi pilihan bagi sebagian orang karena dapat melepas dahaga akibat panas atau lelah usai melakukan banyak aktivitas.

Ilustrasi membeli air minum dingin Foto: Shutter Stock

Mengutip Healthline, air dingin dipercaya dapat mendatangkan beberapa manfaat bagi tubuh. Studi dari Journal of the International Society of Sports Nutrition pada 2012, mengungkapkan minum air dingin dapat membantu menjaga tubuh kamu dari kepanasan seusai olahraga. Air dingin juga dapat mempertahankan suhu inti dalam tubuh agar tetap rendah.

Selain itu, studi dari Journal of Human Nutrition and Dietetics pada 2016 menjelaskan bahwa minum air putih dapat mempertahankan berat badan, sekalipun itu minum air dingin. Minum air dingin dapat membakar kalori ekstra di tubuh kamu. Hal itu karena tubuh harus bekerja lebih keras untuk menjaga suhunya. Tapi, bukan berarti air dingin dapat menurunkan berat badan, ya.

Risiko kebiasaan minum air dingin

Ilustrasi brain freeze akibat minum air es. Foto: Shutter Stock

Meskipun demikian, air dingin juga memiliki beberapa risiko bagi tubuh. Minum air dingin diketahui dapat membuat kamu terserang penyakit flu atau pilek. Minuman ini sangat tidak dianjurkan terutama diminum saat flu. Hal itu karena akan memperparah kondisi kamu.

Studi dari International Journal of Headache pada tahun 2001 juga menjelaskan bahwa air dingin dapat memicu migrain bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit ini. Bahkan dalam tradisi Tiongkok, minum air dingin sambil makan makanan panas akan menimbulkan ketidakseimbangan dalam tubuh.

Jika kamu masih khawatir dengan risiko yang ditimbulkan air dingin bagi tubuh. Maka, ada baiknya kamu memilih air hangat yang jauh lebih aman. Air panas membantu pencernaan, sirkulasi tubuh, dan membantu tubuh dalam membuang racun lebih cepat.

Kendati demikian, kamu juga bisa melakukan konsultasi soal kebiasaan minum air dingin ini terlebih dahulu dengan dokter guna menjaga kesehatan hingga masa depan.

Penulis: Monika Febriana