Kumparan Logo

Kemenkes: Meniran dan Temulawak Bisa Menjaga Daya Tahan Tubuh

kumparanFOODverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi minuman herbal dari meniran Foto: dok.shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minuman herbal dari meniran Foto: dok.shutterstock

Menjaga daya tahan tubuh di tengah merebaknya virus corona di Indonesia memang menjadi konsentrasi banyak orang saat ini. Istilah mencegah sebelum mengobati rasanya pantas kita lakukan. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehat.

Beruntungnya Indonesia kaya akan herbal sehingga bisa kita manfaatkan sebagai obat alami. Sebab, menurut Rektor Unswagati Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs, MSi, obat-obatan kimia kurang baik kalau harus dikonsumsi secara rutin. Bisa-bisa tubuh kita malah kebal.

Ilustrasi temulawak Foto: Shutterstock

Begitu juga dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang sedang menggencarkan penggunaan obat herbal sebagai upaya pencegahan timbulnya sakit; terutama di tengah banyak orang yang imunitasnya menurun.

"Saat ini kita membutuhkan obat herbal yang bersifat imunomodulator (bisa meningkatkan imun) untuk menyehatkan badan. Misalnya, tanaman meniran atau temulawak bisa dikonsumsi dengan dibuat ramuan tradisional atau jamu sendiri di rumah. Kementerian Kesehatan mencoba mengajak masyarakat, untuk bisa menjaga diri dan keluarganya dengan memanfaatkan bahan yang ada di rumah," ungkap Dr. dr. Ina Rosalina, Sp.A (K)., M.Kes., MH.Kes. selaku Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes RI, saat kumparan temui di Cirebon, Sabtu (29/2).

Seperti yang dikatakan dokter Ina, meniran atau temulawak bisa menjadi obat alami guna menguatkan sistem imun. Misalnya, meniran adalah gulma yang mungkin banyak kamu temukan di jalan; tapi selama ini kita enggak tahu ternyata daun dan buahnya sangat bermanfaat untuk tubuh.

Berdasarkan studi in vitro 2014, ekstrak tanaman dengan nama ilmiah Phyllanthus niruri ini menunjukkan adanya aktivitas antioksidan yang kuat. Antioksidan tersebut bisa membantu tubuh melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel dan penyakit.

Ilustrasi meniran Foto: dok.shutterstock

Selain itu, penelitian dalam jurnal Phytotherapy Research 2012 juga menemukan, bahwa meniran memiliki sifat antimikroba. Terutama meniran dapat melawan mikroba seperti H. pylori yang menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.

Sementara temulawak, mengandung senyawa curcumin yang juga bersifat antioksidan dan antiradang. Berdasarkan jurnal Antioxidant and Anti-inflammatory Properties of Curcumin tahun 2007, antioksidan tersebut meningkatkan metabolisme serta mengeluarkan racun yang mengendap di dalam tubuh.

Kekayaan manfaat pada kedua obat herbal ini bisa kamu gunakan sebagai pencegahan diri dari berbagai penyakit. "Mari kita membuat daya tahan tubuh kita menjadi baik. Silahkan konsumsi meniran untuk daya tahan tubuh atau temulawak. Tolong buat badan segar dengan kearifan lokal, raciklah sendiri di rumah itu lebih baik," tutup dokter Ina.

embed from external kumparan