kumparan
14 Februari 2020 17:02

Kisah Keripik Kentang dari Spanyol yang Viral karena Film Parasite

Keripik viral di Oscars 2020.
Ilustrasi keripik kentang. Foto: Dok. Pixabay
Kemenangan Parasite meraih Best Picture alias Film Terbaik di Oscars 2020 memang menarik perhatian. Sebelumnya, film ini sudah memenangi tiga kategori lainnya, yaitu Best Original Screenplay, Best International Feature Film, dan Best Director untuk sutradara Bong Joon Ho.
ADVERTISEMENT
Oleh karenanya, semua tentang Parasite pun jadi perbincangan, termasuk keripik kentang yang muncul dalam film ini. Adalah Bonilla a la vista yang telah membuat keripik dan churros selama hampir seabad. Perusahaan ini menyadari sesuatu yang aneh beberapa waktu lalu; tepatnya ketika orang-orang mulai mengunggah tangkapan layar produknya.
Kaleng putih bercorak biru itu rupanya muncul di Parasite. Tepatnya muncul dalam sebuah adegan saat keluarga Kim yang menyantap kudapan dan minum whisky di ruang tamu mereka.
Padahal, kudapan ini asli dari barat laut Spanyol; tepatnya di Kota Galicia, Arteixo. Bisnis keluarga ini telah mengekspor 40 ton keripiknya ke Korea Selatan setiap tahun. Kini, produknya jadi lebih ramai diperbincangkan karena film thriller komedi Bong Joon-ho.
ADVERTISEMENT
Dilansir Guardian, peran singkat keripik ini di Parasite telah membuat mereka dicintai oleh influencer media sosial. "Keramaian" ini juga menghasilkan lonjakan 150 persen dalam penjualan online, yang berarti lebih banyak pekerjaan untuk 100 karyawan perusahaan.
"Benar-benar kebetulan bahwa kaleng keripik muncul dalam film," kata juru bicara Bonilla kepada Guardian.
Mereka mengungkapkan bahwa kemunculan keripik Bonilla a la vida merupakan kejutan yang indah.
“Penjualan telah meningkat banyak, tetapi anehnya, sebagian besar berada di Spanyol. Distributor telah meminta kami untuk produksi lebih banyak untuk memenuhi permintaan," jelasnya lebih lanjut.
Tentang Bonilla a la vista
Bonilla a la vista didirikan pada tahun 1932. Saat itu, Salvador Bonilla berkeliling Galicia untuk menjual keripik dan churros di pameran.
ADVERTISEMENT
Kini, perusahaan ini memproduksi sekitar 540 ton keripik setiap tahunnya. Ada pun 60 ton kripiknya dijual ke luar negeri; dua pertiganya ke Korea Selatan.
Bisnis ini dilanjutkan oleh putra Salvador, César. Dulu, ia sempat menggoreng keripik dan churro, lalu mengirimkannya dengan sepeda motor. Kini, ia masih mengepalai bisnis keluarga ini di usianya yang ke-87 tahun
"Kami selalu menggunakan kentang yang baik, minyak zaitun dan garam laut yang bagus - yang memberi mereka rasa dan tekstur yang luar biasa," kata César. "Tetap saja, itu adalah kejutan besar dan Anda tidak bisa mendapatkan publisitas yang lebih baik daripada berada di film pemenang Oscar. Kami mengekspor ke 20 negara tetapi kami belum pernah booming seperti ini."
ADVERTISEMENT
Ia juga menjelaskan bahwa ekspor ke Korea mulai dilakukan sejak empat tahun lalu."Mereka (importir) datang tiga atau empat kali ,dan kami mengobrol dan bernegosiasi," kata César.
César juga menjelaskan bahwa sebelumnya importir mengunjungi beberapa pabrik. Namun, akhirnya mereka melabuhkan hati pada Bonilla a la vista.
“Kami adalah keripik yang mereka sukai dan kami menjadi teman hampir sebelum kami memulai bisnis,” katanya.
Sebenarnya pengusaha Bonilla a la vista ini belum menonton Parasite, namun bersikeras akan melakukannya, Ia juga berencana untuk mengirimkan keripiknya ke Bong Joon-ho. Satu atau dua kaleng.
"Aku harus melakukannya karena ini akan menjadi momen yang hebat. Dia tentu layak mendapatkan mereka," kata César.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan