Kumparan Logo

Koki Pribadi BJ Habibie Ungkap Selera Makan Keluarga yang Sederhana

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satiyah, juru masak pribadi keluarga BJ Habibie dan Ainun sejak 1987. Foto: Azalia Amadea/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Satiyah, juru masak pribadi keluarga BJ Habibie dan Ainun sejak 1987. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Koki pribadi keluarga BJ Habibie, Satiyah, mengungkapkan selera makan keluarga mantan Presiden ke-3 Indonesia itu yang dinilainya sangat sederhana. Satiyah menceritakannya saat ditemui baru-baru ini di Wisma Habibie & Ainun di Jakarta, Senin (30/3).

Satiyah merupakan juru masak dari keluarga Bapak Teknologi Indonesia itu. Dia sudah bekerja sebagai koki pribadi keluarga sejak 1987. Kepada para awak media, Satiyah mengungkapkan kebiasaan makan keluarga Habibie yang menurutnya sama dengan masyarakat Indonesia pada umumnya.

"Sebenarnya sederhana, enggak terlalu mewah seperti sayur asem, lodeh, sayur bening, tempe, tahu sambal terasi. Setiap hari tahu-tempe enggak pernah ketinggalan. Pokoknya sayur-sayuran Indonesia," ujarnya sambil tersenyum malu.

Lebih lanjut, Satiyah juga mengatakan kalau dia sering masak bersama istri sang Presiden, Ainun. Dia mengatakan bahwa almarhumah Hasri Ainun Besari itu sangat suka memasak sayur lodeh.

"Ibu Ainun kalau ada acara harus ada sayur lodeh. Kebiasaan ini sudah sejak lama, kalau ada tamu-tamu besar pun masaknya sayur lodeh," tambah perempuan berusia 55 tahun itu.

Foto kolase Presiden BJ Habibie dan makanan favoritnya ikan bakar. Foto: REUTERS / Garry Lotulung dan kumparan

Satiyah juga mengungkapkan bahwa lodeh ala keluarga Habibie-Ainun dimasak tanpa menggunakan santan, melainkan memakai susu atau krimer sebagai penggantinya.

Selanjutnya, perempuan yang sudah ikut bekerja di keluarga Habibie sejak ia berusia 15 tahun itu, turut membeberkan kalau setiap hari Jumat, biasanya Habibie meminta dibuatkan bubur Manado. Namun saat ditanya alasannya, ia pun tidak tahu.

"Setiap hari Jumat pak Habibie makan bubur Manado. Kalau alasannya kurang tahu, mungkin pengin makan yang sehat, kan ada banyak sayuran dalam bubur Manado," ucapnya.

Sementara untuk menu sarapan, Satiyah mengatakan bahwa Habibie lebih suka makan roti dengan selai kemudian didampingi secangkir kopi. Untuk jenis kopinya pun tidak ada yang spesifik.

"Jenis kopinya apa saja. Kopi Lampung, Kapal Api, dicobain semua yang punya Indonesia," tuturnya.

Soal kopi, Satiyah kemudian mengungkapkan kisah menarik dari pasangan suami-istri Habibie dan Ainun. "Ya benar, dulu pak Habibie pernah balik ke rumah hanya karena lupa meminum kopi buatan bu Ainun. Padahal dia sudah pergi, karena kelupaan, terus balik lagi," ungkap Satiyah.

Ilustrasi sayur lodeh tempe. Foto: Shutter Stock

Dalam urusan dapur dan memasak, Satiyah juga belajar dan berkolaborasi dengan Ainun, yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri. Seperti resep sayur lodeh yang sama-sama mereka kreasikan.

Satiyah sendiri mengaku selalu memasak sendiri di dapur. Dia tidak dibantu satu pun "asisten koki" dalam menyiapkan makanan untuk keluarga Habibie. Bahkan ia pernah menyiapkan sendiri masakan untuk 70 orang tamu di Wisma Habibie & Ainun.

"Saya masak sendiri, enggak dibantu siapa pun karena kalau ada yang bantuin malah nanti jadi repot. Biasanya saja sama bu Ainun saja. Pak Habibie juga pesan kalau resep (keluarga) enggak boleh dibagikan ke siapa pun," tutupnya.