Kue Pancong Mang Kumis, Kuliner Depok yang Legendaris Sejak 1980-an

7 September 2022 12:21 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana luar warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang pada sore hari. Foto: Riad Nur Hikmah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana luar warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang pada sore hari. Foto: Riad Nur Hikmah/kumparan
ADVERTISEMENT
Berdiri sejak tahun 1980-an, warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang kini telah menjadi ikon kuliner bagi Kota Depok. Seakan tidak pernah habis, eksistensi warung yang menjual kue pancong legendaris ini kian hari kian ramai dikunjungi oleh para pelanggan.
ADVERTISEMENT
Kue pancong adalah jajanan khas dari Betawi yang terbuat dari santan, tepung beras, kelapa, dan garam. Meskipun kue ini merupakan jajanan tradisional, tetapi tetap mempunyai daya tarik tersendiri bagi semua kalangan, tak terkecuali anak muda.
Hal ini dibuktikan dengan adanya warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun. Terlebih, warung ini ternyata buka selama 24 jam setiap hari tanpa adanya libur.
KumparanFOOD pun sempat mendatangi kuliner legendaris ini pada Selasa (6/9). Berlokasi di Jalan Komodo, Beji, Kota Depok, tidak terlalu susah untuk menemukan warung ini. Meskipun warungnya cukup kecil dan sederhana, tetapi terlihat ramai dengan pelanggan silih berdatangan.
Mang Jajang, salah seorang pegawai ketika membuat kue pancong. Foto: Riad Nur Hikmah/kumparan
Saat berkunjung kami memutuskan untuk mencoba kue pancong keju susu dan minuman es sucang yang menjadi menu andalan di tempat ini. Meskipun tempat ini selalu ramai, tetapi pelayanan yang diberikan tidak akan membuat kamu menunggu terlalu lama. Hal ini dikarenakan jumlah pegawai di warung tersebut yang memadai dan membuat segalanya terasa cepat.
ADVERTISEMENT
Setelah pesanan datang, kami pun mencoba menu andalan tersebut. Hasilnya, resep yang telah dibuat oleh kedua bersaudara, yaitu Mang Kumis dan Haji Dadang ternyata memang berhasil membuat kami ketagihan.
Rasa dari kue ini memang begitu pas, tekstur dari adonan yang lembut dengan kental manis dan keju membuat makanan tradisional ini cocok untuk dinikmati. Terlebih, jika kamu memesan kue pancong ini setengah matang, maka keju dan kental manis akan lumer dan menyatu yang membuat kue ini begitu nikmat.
Suasana luar warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang pada sore hari. Foto: Riad Nur Hikmah/kumparan
Selain itu, minuman andalan, yaitu es sucang yang terbuat dari air kacang hijau yang dipadukan dengan kental manis ini juga membuatnya terasa manis dan segar untuk dirasakan. Namun, bagi kamu yang tidak terlalu menyukai rasa manis berlebih, maka kami menyarankan untuk mencoba minuman lain yang tersedia di warung ini; seperti es jeruk, susu jahe, dan masih banyak lainnya.
ADVERTISEMENT
Tempat ini juga menawarkan pilihan makanan lain, selain kue pancong dengan berbagai varian; yaitu Indomie dan roti panggang dengan berbagai rasa. Berbagai menu tersebut dapat kamu pesan dengan harga mulai dari Rp 2.000 untuk kue pancong original dan Rp 19 ribu untuk kue pancong Nutttela keju.
Salah seorang pegawai ketika menyajikan kue pancong di warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang. Foto: Riad Nur Hikmah/kumparan
Menurut Mang Jajang, salah seorang pegawai di warung tersebut, mengatakan bahwa salah satu alasan mengapa warung ini selalu ramai adalah kehadiran menu andalannya, yaitu kue pancong keju susu dan minuman es sucang dengan “harga miring kualitas raos” atau harga murah, tetapi rasanya enak.
Selain itu, ia menambahkan bahwa lokasi yang strategis dekat dengan beberapa instansi pendidikan membuat warung tersebut juga ramai dikunjungi oleh para anak muda.
Suasana di dalam warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang. Foto: Riad Nur Hikmah/kumparan
“Setiap hari memang ramai gini. Terkecuali pas pandemi COVID-19 lagi tingginya tuh, itu berpengaruh sekali. Awalnya 24 jam, kita jadi buka dari jam 7 sampai sekitar jam 9 malam,” kata Mang Jajang.
ADVERTISEMENT
Mang Jajang juga menambahkan bahwa ramainya pelanggan membuat warung ini berhasil membuka cabang baru. Adapun cabang tersebut terletak di dekat kantor kelurahan Depok Jaya yang sudah buka sejak tahun 2020.
Sementara itu, menurut Maryam, salah seorang pengunjung di warung ini mengatakan bahwa dari sekian banyak tempat yang menjual kue pancong, di Depok, warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang ini adalah yang terbaik.
Suasana luar warung Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang pada sore hari. Foto: Riad Nur Hikmah/kumparan
“Bakal jadi langganan, sih karena tempatnya juga kan asyik buat nongkrong atau ngerjain tugas gitu, jadi mungkin ke depannya bakal ke sini lagi,” kata Maryam.
Selain itu, bagi kamu yang ingin merasakan kelezatan dari kue pancong legendaris asal Depok ini, juga bisa dipesan secara online di aplikasi penyedia jasa layanan antar makanan; seperti Gofood, Grabfood, dan Shopeefood. Namun, ini hanya untuk daerah sekitar Depok saja, ya.
ADVERTISEMENT
Kue Pancong Mang Kumis dan Haji Dadang
Alamat: Jl. Komodo No.18 B, Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16421.
Jam buka: Setiap hari 24 jam.