Kumparan Logo

Mahasiswa IPB Bikin Inovasi Keju Nabati yang Terbuat dari Kacang Bogor

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Inovasi produk BOCHEZ, keju nabati dari kacang Bogor oleh mahasiswa IPB. Foto: IPB University
zoom-in-whitePerbesar
Inovasi produk BOCHEZ, keju nabati dari kacang Bogor oleh mahasiswa IPB. Foto: IPB University

Inovasi-inovasi menarik terus bermunculan dari mahasiswa, termasuk di bidang pangan. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K), sekelompok mahasiswa IPB menghadirkan inovasi keju berbasis nabati yang dibuat dari bahan lokal, yaitu kacang Bogor.

Kacang Bogor selama ini lebih dikenal sebagai camilan tradisional hasil rebusan yang sering dijajakan pedagang kaki lima. Meskipun mudah ditemukan, pemanfaatannya sebagai bahan baku pangan modern dinilai masih terbatas.

Melihat peluang tersebut, tim yang beranggotakan Muhammad Ihsan Sulaiman, Octari Rahmawati, Yusup Cahyadi, Salsabilla Meidiyanti, dan Naena Salsabila, mengembangkan kacang Bogor menjadi produk yang lebih inovatif.

Dilansir laman IPB, mereka mengolah kacang Bogor dan santan menjadi keju oles berbahan nabati bernama BOCHEZ (Bogor Nut Cheese).

Ketua tim, Muhammad Ihsan Sulaiman, menjelaskan bahwa ide ini berangkat dari keinginan untuk menghadirkan produk pangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Lantaran seluruh bahan yang digunakan bersifat plant-based, produk ini dapat dikonsumsi bagi masyarakat yang menjalani pola makan vegan maupun bagi mereka yang memiliki intoleransi laktosa.

instagram embed

“Kami ingin menciptakan keju nabati yang bisa dinikmati semua kalangan, termasuk vegan dan mereka yang memiliki intoleransi laktosa. Kacang bogor kami pilih karena potensinya besar, namun selama ini belum dimanfaatkan maksimal sebagai bahan pangan olahan modern,” kata Ihsan, dikutip dari laman IPB.

Menariknya, Ihsan juga menuturkan bahwa produk ini telah melalui serangkaian uji laboratorium. Hasilnya, BOCHEZ dinilai memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari bebas gula, rendah lemak, bebas kolesterol, hingga menjadi sumber serat.

“Produk ini juga telah memperoleh sertifikat halal, serta tervalidasi bebas hewani dan laktosa, menjadikannya aman dikonsumsi berbagai kelompok masyarakat,” tambahnya.

Saat ini, tim mahasiswa tersebut tengah berfokus menyempurnakan formulasi BOCHEZ agar teksturnya lebih stabil selama penyimpanan.

Selain itu, mereka juga mulai mempersiapkan proses registrasi ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar produk ini dapat dipasarkan lebih luas dan memenuhi standar peredaran pangan.

Bagaimana menurut kalian?

Reporter Salsha Okta Fairuz