Makan Kacang Kenari Setiap Hari Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Kata Ahli
·waktu baca 3 menit

Kacang kenari adalah salah satu jenis yang kaya akan nutrisi. Camilan renyah ini kerap dijadikan topping kue ataupun campuran makanan. Tidak mengherankan kalau kenari mampu mengobati beberapa penyakit. Baru-baru ini sebuah studi menemukan fakta menarik dari kacang satu ini, yaitu dapat menurunkan kolesterol jahat, lho.
Kacang yang biasa dikenal dengan sebutan walnut ini adalah sumber lemak, protein, dan serat yang menyehatkan. Kacang kenari juga mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Tak hanya itu, walnut tinggi akan lemak tak jenuh tunggal, tak jenuh ganda, dan asam lemak omega-3. Serta sumber antioksidan yang baik.
Kombinasi lemak sehat, protein, dan serat dalam kacang kenari membantu meningkatkan kepuasan dan rasa kenyang. Senyawa antioksidannya mampu membantu tubuh melawan dampak radikal bebas. Ini membuat kacang kenari cocok dijadikan camilan sehat setiap hari.
Hal ini semakin dikuatkan dengan hasil penelitian baru yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi kenari setiap hari dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association itu sebelumnya juga mencari tahu manfaat kenari dan kacang lainnya yang berpotensi menurunkan risiko sakit jantung dan stroke.
Mengutip Healthy Food, kini mereka menemukan bahwa kenari mampu menurunkan kolesterol lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, serta mengurangi kemungkinan partikel LDL akan membentuk plak di dinding arteri.
“Partikel LDL datang dalam berbagai ukuran. Penelitian telah menunjukkan bahwa partikel LDL kecil dan padat lebih sering dikaitkan dengan aterosklerosis, plak atau timbunan lemak yang menumpuk di arteri. Studi kami melampaui kadar kolesterol LDL untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang semua lipoprotein dan dampak makan kenari setiap hari pada potensinya untuk meningkatkan risiko kardiovaskular, ” ujar Emilio Ros, penulis studi American Heart Association.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation ini, mengamati kadar kolesterol dan konsentrasi serta ukuran lipoprotein pada 628 orang yang berusia 63 hingga 79 tahun. Setengah dari responden telah makan kenari setiap hari selama dua tahun.
Dari hasil penelitian, para peneliti menemukan sedikit penurunan kadar kolesterol LDL dan Intermediate Density Lipoprotein (IDL) pada sekelompok orang yang telah makan kenari. Diketahui bahwa kolesterol LDL juga merupakan faktor risiko kardiovaskular lipid. Tak hanya itu, seseorang yang mengonsumsi kenari mengalami penurunan 4,3 persen partikel LDL dan 6,1 persen pengurangan jumlah partikel LDL kecil.
Meskipun pengurangannya tidak besar, Dr Ros mengatakan para peserta memiliki kadar kolesterol yang cukup terkontrol, dan menyarankan pengurangan yang lebih besar dapat diamati pada orang yang memiliki kadar kolesterol lebih tinggi.
“Makan segenggam kenari setiap hari adalah cara sederhana untuk meningkatkan kesehatan jantung,” katanya.
Menariknya, meski diharuskan untuk makan kenari dalam jumlah yang banyak setiap hari, para peserta justru terlihat tidak mengalami penambahan berat badan.
Reporter: Destihara Suci Milenia
