Kumparan Logo

Makan Makanan Microwave Setiap Hari, Apa yang Terjadi Pada Tubuhmu?

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Microwave Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Microwave Foto: Thinkstock

Isu tentang bahaya gelombang mikro dalam microwave sebagai penyebab kanker telah menyebar luas —menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Namun, apakah benar penggunaan alat dapur itu berbahaya untuk tubuh?

Mengutip Eat This, pada kenyataannya, microwave tidak seburuk yang kita kira. Menghangatkan makanan dengan microwave adalah cara mudah dan cepat —terutama makanan beku yang kamu beli di toko.

Jadi, tidak heran kalau banyak orang yang tertarik dengan teknologi ini. Menjawab kekhawatiran tersebut, berikut 6 hal yang terjadi pada tubuh kamu ketika makan makanan microwave! Baik atau buruk?

1. Kamu tidak terkena paparan radiasi microwave

Ilustrasi membersihkan microwave. Foto: Getty Images

Microwave bergantung pada radiasi untuk memanaskan makanan —dan beberapa orang mengatakan bahwa makanan dapat terpapar radiasi, atau bahkan microwave mengeluarkan paparan radiasi. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), microwave yang disetujui FDA tidak boleh membocorkan radiasi gelombang mikro dalam jumlah tertentu.

Jika kamu tidak meletakkan wajah depan microwave selama seluruh proses pemanasan, maka radiasi tak akan jadi bahaya. Ini juga alasan mengapa microwave berhenti bergerak ketika pintu dibuka —karena radiasi akan langsung berhenti.

Lagipula, radiasi dalam microwave merupakan gelombang elektromagnetik yang sering kita jumpai setiap hari. Menurut BBC, jenis paparan yang sama bisa saja terjadi saat kamu memanggang roti atau makan tanaman yang terkena sinar matahari.

2. Bisa mendapatkan lebih banyak vitamin dan mineral

Ilustrasi sayuran beku Foto: Shutter Stock

Biasanya ketika produk mentah dimasak, ia dapat melepaskan berbagai vitamin dan mineral yang berada di dalamnya. Menurut Harvard Health, karena microwave membutuhkan waktu paling sedikit (dan sedikit penggunaan air) untuk memasak makanan, itu berarti akan tetap mengandung lebih banyak vitamin dan mineral —karena tidak memakan banyak waktu proses memasak.

Jadi ketimbang merebusnya di kompor, kamu bisa menggunakan microwave. Harvard Health juga menjelaskan bahwa sayuran siap saji, yang dimasak dalam microwave atau dipanggang dalam oven masih baik untuk kesehatanmu!

3. Bisa menjadi tidak sehat, tergantung pilihan makanan kamu

Mac and Cheese yang dimasak dengan microwave. Foto: Instagram/@amy_stein98 dan @thrivemags

Meski begitu, saat kamu mengonsumsi makanan microwave yang tidak sehat (tidak memiliki nilai gizi), sayuran tersebut tak akan memberi vitamin dan mineral ekstra. Banyak orang terbiasa memilih makanan beku yang tinggi kandungan gula tambahan, natrium, dan sejumlah besar mengandung bahan kimia serta pengawet.

Maka dari itu, fokuslah pada pilihan makanan beku yang lebih sehat, dapat memberi vitamin dan mineral bermanfaat untuk tubuh.

4. Mungkin menelan bahan kimia

Ilustrasi sayuran dalam kemasan Foto: Shutter Stock

Selain pilihan makanan, wadah tempat memanaskan makanan juga penting untuk diperhatikan. Menurut BBC, saat memanaskan makanan dengan wadah plastik, penelitian menemukan bahwa hal ini dapat meningkatkan risiko seseorang menelan ftalat —aditif plastik yang dapat larut ke dalam makanan. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah memindahkan makanan dalam mangkuk keramik atau kaca sebelum memanaskannya.

5. Mungkin mengonsumsi terlalu banyak garam

Ilustrasi garam Foto: Shutter Stock

Sebagian besar makanan microwave kaya dengan natrium, dapat berfungsi sebagai pengawet dan membuat makanan "terasa lebih enak". Jika kamu mengonsumsi natrium lebih dari yang direkomendasikan setiap hari, maka memunculkan risiko meningkatnya tekanan darah. Akibatnya, dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Jadi, perhatikan tabel kandungan nutrisi dari makanan beku sebelum membelinya, ya.

6. Menambah berat badan

Ilustrasi timbangan berat badan naik. Foto: Shutter Stock

Pilihlah makanan bergizi dan berkualitas bila kamu ingin mengolahnya dengan peralatan masak praktis ini. Fokus pada alternatif makanan microwave sehat yang penuh dengan bahan-bahan baik, agar kamu dapat meningkatkan asupan nutrisi dan menjaga berat badan.

Reporter: Natashia Loi

kumparan post embed