Kumparan Logo

Makanan Ini Mulai Langka Padahal Betawi Banget, Mana yang Jadi Favoritmu?

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pedagang makanan tradisional Betawi di Festival Bongsang 2 Pasar Minggu. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pedagang makanan tradisional Betawi di Festival Bongsang 2 Pasar Minggu. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Memperingati HUT ke-499 Jakarta, enggak ada salahnya untuk kilas balik soal makanan khas Betawi yang bukan hanya enak tapi juga unik. Sayangnya, mungkin enggak banyak generasi muda sekarang yang punya kesempatan untuk mencicipi beberapa makanan ini.

Sebut saja bubur ase, sayur babanci, gabus pucung, sampai kue dongkal, mungkin menjadi sederet makanan asli Betawi yang sudah jarang bisa kita nikmati di zaman sekarang.

Supaya enggak menambah rasa penasaran, yuk kita mengenang kuliner khas Betawi yang sudah mulai langka berikut ini!

1. Bubur ase

Bubur Ase Bu Neh. Foto: Kartika Pamujiningtyas/kumparan

Bubur ase disajikan bersama kuah semur daging khas Betawi, sehingga tampilannya lebih gelap dan pekat. Selain itu, bubur tersebut juga dipadukan dengan taoge, asinan sawi, acar timun dan wortel, serta kacang tanah goreng.

2. Sayur babanci

Ilustrasi ketupat sayur ala Betawi. Foto: Shutterstock

Sayur dengan kuah santan kental yang biasa dilengkapi potongan daging sapi serta kelapa muda. Hidangan berkuah ini mulai langka karena menggunakan rempah-rempah khusus yang juga mulai sulit ditemukan.

3. Gabus pucung

Gabus pucung khas Betawi. Foto: Shutterstock

Olahan ikan gabus yang dimasak dalam kuah hitam pekat ini memiliki rasa yang cukup khas. Cita rasa dan tampilan khas tersebut lantaran sajian ikan ini menggunakan rempah kluwek.

4. Asinan atau rujak juhi

Ilustrasi rujak juhi khas Betawi. Foto: Ika Rahma H/Shutterstock

Umumnya asinan atau rujak juhi ini berisi irisan sayuran, tahu, mi kuning, dan siraman kuah kacang. Juhi merupakan suwiran cumi-cumi atau sotong kering yang menjadi topping dari asinan khas Betawi satu ini. Campuran juhi yang asin menambah rasa gurih pada asinan.

5. Kembang goyang

Nasabah BRI, Sri Mulyati menunjukkan Kembang goyang yang diproduksi sendiri. Foto: Moh Fajri/kumparan

Kudapan renyah ini umumnya terbuat dari tepung beras. Dinamakan kembang goyang karena bentuknya seperti bunga dan pada saat proses digoreng, cetakan besi yang digunakan perlu digoyangkan terlebih dahulu agar adonan kue bisa terlepas.

6. Ketupat tahu Betawi

instagram embed

Mungkin sekilas tampilannya mirip gado-gado atau ketoprak, tapi ketupat tahu ala Betawi ini lebih sederhana. Isiannya hanya rebusan kacang panjang, irisan kol, tahu, dan ketupat. Kemudian disiram dengan bumbu kacang yang agak encer, kecap, serta dilengkapi kerupuk.

7. Kue dongkal

Kue dongkal khas Betawi di Mampang Prapatan, Jaksel. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Arti dari dongkal adalah cara pengirisan kue yang dicongkel menggunakan centong. Jajanan ini diperkenalkan sejak tahun 1940 sebagai menu sarapan khas warga Betawi.